Log in

Praveen/Melati juara Denmark Open


Jakarta-andalas Wakil ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti keluar sebagai juara Denmark Open 2019 di Odense Sportspark, Odense, Minggu setelah pada laga puncak mengalahkan wakil China Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping.

Unggulan keenam asal Indonesia itu sukses menaklukkan pasangan unggulan kedua asal China itu dengan skor 21-18, 18-21, 21-19 dalam waktu 58 menit.

Pada gim pertama, persaingan di antara kedua pasangan tersebut berlangsung amat ketat. Sepanjang pertandingan, keduanya kejar-mengejar dan bergantian memimpin perolehan angka. Namun dengan sekuat tenaga, Praveen/Melati merebut kemenangan dengan skor 21-18.

Di gim kedua, baik Praveen/Melati maupun Wang/Huang sama-sama bermain secara agresif. Akan tetapi, usai kedudukan imbang 6-6, Wang/Huang melesat hingga akhirnya mengalahkan Praveen/Melati dengan perolehan 21-18.

Saat kedudukan imbang 1-1, pasangan Praveen/Melati bermain lebih semangat dan percaya diri. Meskipun kedudukan sempat imbang 19-19, kali ini perlawanan Praveen/Melati lebih kuat. Wang/Huang pun bertekuk lutut dengan skor 19-21.

Atas hasil tersebut, Praveen/Melati keluar sebagai juara dalam turnamen bulu tangkis level Super 750 yang berhadiah total mencapai 775.000 dolar Amerika Serikat itu.

Praveen/Melati dan Wang/Huang sudah bertemu enam kali di lapangan. Terakhir kali, keduanya bertemu di turnamen Japan Open pada Juli 2019.
Namun sayangnya dari enam pertemuan itu, Praveen/Melati yang saat ini menduduki rangking ke-enam dunia itu belum pernah sekalipun mengalahkan pasangan China tersebut.

Ini merupakan gelar perdana Praveen/melati di turnamen BWF World Tour Super 750. Sebelumnya di Jepang Open 2019, Praveen/Melati juga ke final, namun akhirnya selesai sebagai runner up.

Selanjutnya, Indonesia masih menyisakan dua wakil di babak final Denmark Open 2019. Namun, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon harus saling 'bunuh' di nomor ganda putra.

Sedangkan Tommy Sugiarto yang dikalahkan Kento Momota dari Jepang pada babak empat besar tunggal putra Denmark Open 2019 ingin menjadikan kekalahan itu motivasi agar bisa tampil lebih baik pada French Open yang akan dimainkan dari 22 sampai 27 Oktober.

Ia berharap capaian kali ini bisa menambah rasa percaya dirinya di Prancis nanti sehingga ia bermain lebih maksimal.

"Hasil ini tentu menambah kepercayaan diri saya. Saya berharap nanti di French Open bisa tampil maksimal lagi," kata Tommy.

Tommy harus puas selesai hingga babak semi final tunggal putra setelah kalah 12-21, 19-21 dari Momota yang merupakan unggulan pertama.

Pebulutangkis berusia 31 tahun ini mengakui bahwa ia tak bisa lepas dari tekanan permainan Momota, bahkan hanya bisa memanfaatkan sedikit kesalahan yang dilakukan lawannya yang sangat sabar tersebut.

"Selama beberapa minggu ini saya merasa ada perubahan dari ketahanan saya di lapangan. Dibanding pertemuan sebelumnya lawan Momota juga saya bisa lebih memberi perlawanan. Tadi saya agak buru-buru pas ada kesempatan posisi skor imbang dengan lawan," kata Tommy.(CNN/ANT)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px