Logo
Print this page

Para Atlet Medan Diminta Tiru Lindswell


Medan-andalas Apresiasi untuk para atlet Indonesia yang sukses di Asian Games 2018 belum berhenti. Kali ini, giliran Lindswell Kwok dan Jintar Simanjuntak yang mendapat sambutan hangat saat kembali ke kampung halamannya di Kota Medan, Sumut.

Lindswell berhasil meraih emas dari cabang olahraga wushu dan Jintar Simanjuntak menyumbang perunggu lewat karate. Adanya apresiasi tak lepas dari peran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan.

Ketua KONI Medan Eddy H Sibarani, mengaku bangga ada putra-putri dari daerahnya yang mampu mengharumkan nama bangsa. Ia berharap, kesuksesan Lindswell dan Jintar bisa diikuti atlet-atlet Medan lainnya.

"Atlet-atlet Medan yang ingin mengikuti jejak keduanya di pentas internasional harus memulai dari arena Porprovsu pada November nanti," kata Eddy di Medan, Sumut, Minggu (9/9).

Eddy melanjutkan, pihaknya bersama Pemerintah Kota Medan sudah menyiapkan bonus khusus untuk Lindswell dan Jintar. Namun, jumlahnya belum bisa diketahui dan baru akan diserahkan setelah perhelatan Porporvsu.

"Penyerahan bonus untuk keduanya akan diserahkan usai Porporvsu 2018. Bersamaan dengan bonus untuk atlet-atlet Medan yang meraih medali di Porprovsu 2018," tutup Eddy.

Jintar Pilih Pensiun

Sementara itu, Jintar Simanjuntak mengatakan akan segera pensiun setelah Asian Games 2018. Atlet 31 tahun itu menutup kariernya dengan manis karena mampu merebut medali perunggu nomor pertandingan Kumite putra -67 kilogram.

"Medali ini adalah hasil yang manis yang bisa saya buat. Medali ini persembahan terakhir saya untuk Indonesia. Saya tutup karir dengan medali perunggu Asian Games 2018. Setelah ini, saya pensiun sebagai atlet," ucap Jintar.

Selama menjadi karateka, Jintar telah mengikuti berbagai kejuaraan karate di tingkat internasional, diantaranya World Championships 2012, Karate 1 Premier League 2017, Asian Championships 2017, SEA Games (2009, 2011, 2013 dan 2017) dan Asian Games (2010, 2014 dan 2018).

Setelah memutuskan untuk mengakhiri karirnya sebagai atlet, Jintar masih memiliki rencana untuk masa depannya, yaitu menjadi pelatih karate. Sebagai langkah awal, dia mengaku ingin memulai karirnya sebagai pelatih karate di Sumut.

Beruntung, saat ini dia pun telah memperoleh jabatan sebagai pelatih di Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) Sumut. Namun Jintar masih memiliki harapan di dalam hati untuk menjadi pelatih karate di tingkat nasional pada suatu hari nanti. (MTVN/TEM)

PT. STAR MEDIA INTERNUSA
JL. TENGKU AMIR HAMZAH KOMP RUKO GRIYA RIATUR INDAH 182, 184, 186 - MEDAN - 20124 - SUMATERA UTARA - INDONESIA.
Email : berita.andalas@googlemail.com © 2013 - 2014 harianandalas.com - All Rights Reserved.
Info Pemasangan Iklan Online

http://kpkpos.com http://bursaandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com