Log in

Milla Pastikan Timnya Siap Tempur

Pelatih Timnas Indonesia Luis Milla (kedua kiri), pemain Timnas Indonesia Evan Dimas (kiri), pelatih Timnas Myanmar Gerd Zeise (kedua kanan) dan pemain Timnas Myanmar Than Paing berfoto bersama usai jumpa pers di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Pelatih Timnas Indonesia Luis Milla (kedua kiri), pemain Timnas Indonesia Evan Dimas (kiri), pelatih Timnas Myanmar Gerd Zeise (kedua kanan) dan pemain Timnas Myanmar Than Paing berfoto bersama usai jumpa pers di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Indonesia vs Myanmar

Pelatih Timnas Indonesia U-22 Luis Milla memastikan pasukannya sudah siap tempur menghadapi laga pertama melawan Myanmar di laga persahabatan, Selasa (21/3). Milla menyebut bahwa semua anggota timnya dalam keadaan yang sangat baik. "Untuk kondisi tim besok akan tahu ya saat pertandingan, menurut saya tim kita sedang positif. Pada latihan sebelumnya menunjukan hasil yang bagus, untuk laga besok kita mau lihat sejauh mana kemampuan yang dimiliki,"  ungkap Milla di Hotel Aston Sentul, Bogor, Senin (20/3). Milla menilai pertandingan melawan Myanmar sangat penting bagi timnya. Terlepas dari apapun hasilnya, Milla ingin melihat perkembangan pasukannya dan menekankan kepada masyarakat untuk berekspektasi terlalu tinggi kepada skuad asuhannya.

"Buat saya pertandingan ini sangat penting. Saya sangat menghormati Myanmar sebagai lawan. Kami sudah melakukan persiapan satu bulan. Pemain kami, pemain muda jalan masih panjang. Ini adalah bagian perjalanan panjang kami," ungkap Milla. Milla mengaku tujuan utama di pertandingan melawan Myanmar adalah untuk melihat sejauh mana perkembangan timnya. Sebab, selama persiapan satu bulan lalu, Milla mulai membangun permainan yang diinginkan. "Di seleksi tahap pertama dan kedua, kami hanya observasi pemain. Tapi kami juga sudah melakukan latihan taktik. Besok saya mau melihat sejauh mana kemampuan tim yang kami miliki. Tim masih sangat muda, masih dalam proses membangun tim," lanjut dia.

Oleh karena itu, dia meminta kepada masyarakat Indonesia untuk bersabar. Apapun hasilnya, pelatih 51 tahun itu menyebut semua adalah bagian proses membentuk tim. "Kami tahu, tim kami adalah pemain muda dan Myanmar memiliki beberapa pemain senior tapi mereka juga punya pemain berbakat. Apapun hasilnya, kami minta semua bersabar karena perjalanan masih panjang," katanya.

Ezra Walian Ikut Main

Pada laga uji caba melawan Myanmar tersebut, Milla memastikan pemain naturalisasi dari Belanda, Ezra Walian akan turut bermain jika semua berkas terkait naturalisasinya sudah selesai. "Ezra akan dimasukkan ke dalam skuad timnas kalau administrasinya sudah lengkap, dia akan bermain. Menurut saya, dia pemain berbakat dan bisa masuk ke dalam sistem permainan kami," ujar Milla. Sementara menurut Direktur Hubungan Internasional dan Media PSSI Hanif Thamrin, proses kepindahan Ezra menjadi warga negara Indonesia hanya tinggal menunggu Keputusan Presiden (Keppres).

Jika Presiden Joko Widodo sudah menandatangani Keppres tersebut, Ezra bisa langsung bergabung dengan tim. "Kami sudah berkoordinasi dengan AFC, Ezra bisa turun jika Keppres udah disahkan. Tidak perlu menunggu sumpah," kata Hanif. Ezra Walian merupakan pemain kelahiran 22 Oktober 1997. Pemain keturuan Manado ini saat ini memperkuat tim Jong Ajax yang berlaga di kompetisi kasta kedua Belanda, Divisi 1 Liga Belanda atau lebih dikenal Eerste Divise. Pemain berposisi penyerang ini merupakan anggota timnas Belanda mulai dari U-15, U-16 dan U-17. Ezra dinaturalisasi oleh pemerintah Indonesia bersama ayahnya, Glenn Walian yang sebelumnya berpaspor Belanda setelah pindah dari Indonesia. (DTK/ANT)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

27°C

Medan, Sumatera Utara

Thunderstorms

Humidity: 88%

Wind: 11.27 km/h

  • 22 Jul 2017 30°C 23°C
  • 23 Jul 2017 30°C 23°C

Banner 468 x 60 px