Log in

Mariadi Dua Kali Bawa PSMS Juara Perserikatan

Direktur Keuangan PDAM Tirtanadi Arief Haryadian dan sejumlah stafnya saat menjenguk Mariadi, mantan pegawai dan pemain PSMS Medan yang terkena stroke. Direktur Keuangan PDAM Tirtanadi Arief Haryadian dan sejumlah stafnya saat menjenguk Mariadi, mantan pegawai dan pemain PSMS Medan yang terkena stroke.

Dijenguk Direksi PDAM Tirtanadi karena Stroke

Medan-andalas Direktur Keuangan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Arief Haryadian, Kamis (11/1) siang, menjenguk Mariadi (67), mantan pegawai PDAM Tirtanadi dan mantan pemain PSMS Medan yang mengalami stroke.

Kedatangan Arief Haryadian bersama sejumlah pegawai PDAM Tirtanadi disambut haru Mariadi dan keluarganya di kediaman, Jalan Belibis 6/11, No 319, Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang.

Selain sebagai mantan pegawai yang pernah mengabdi selama 35 tahun di PDAM Tirtanadi Cabang Medan Kota, Mariadi juga merupakan mantan pemain PSMS Medan era tahun 1970-an. Dia berposisi sebagai double striker dan dikenal memiliki tendangan keras sehingga bola yang ditendangnya sering ke luar Stadion Teladan.

"Seangkatan saya itu di PSMS, Suparjo, Andi Lala, Nobon, Parlin Siagian, Maricu, Warno. Di Timnas ada Ronny Patinasarani, Sutan Harhara, dan lain-lain," ungkap Mariadi yang tampak bersemangat menceritakan kenangannya saat masih bermain di PSMS Medan. Mariadi mengalami stroke sehingga bagian tangan dan kaki kirinya kini sudah sulit difungsikan. Mariadi pun hanya bisa duduk di kursi di ruang tamu rumahnya.

Kepada Arief Haryadian yang menjenguknya, Mariadi mengatakan stroke yang menyerangka terjadi sekitar 4 bulan lalu saat dirinya sendirian mengendarai sepeda motor dari Kecamatan Sunggal hendak pulang ke rumah.

"Saya mau sampai di rumah, saya mendengar ada yang memaki-maki saya dari belakang. Saat itu lama-lama kepala saya menunduk kayak pembalap itu dan tangan kanan terus menarik gas hingga keretaku (sepeda motor) kencang lajunya, sedangkan sebelah kiri sudah tidak terasa apa-apa," tutur pemain PSMS yang banyak menjuarai Piala Marah Halim tersebut.

Untung saja Mariadi yang diangkat menjadi Pegawai PDAM Tirtanadi pada tahun 1973 tersebut, langsung sadar dan menghentikan laju sepeda motornya di pinggir jalan. "Setelah itu aku pun terduduk. Kemudian ada warga yang datang menolong. Akupun dibopong ke rumah, untuk mendapatkan perawatan," ungkapnya.

Arief Haryadian yang menyampaikan salam dari Direktur Utama PDAM Tirtanadi Sutedi Raharjo dan Direksi PDAM Tirtanadi lainnya, mengatakan kedatangannya dan rombongan ke kediaman Mariadi adalah untuk bersilaturahmi sekaligus melihat keadaan Mariadi yang dikabarkan sakit akibat terkena stroke.

"Kami ke rumah Bang Mariadi ini juga untuk melepas rindu, karena beliau ini sudah pensiun selama 10 tahun sejak 2008. Semoga dengan kedatangan kami ini dapat menjadi obat kesembuhan dari sakit stroke yang dialaminya," ujar Arief didampingi Plh Kepala Sekretaris Perusahaan PDAM Tirtanadi Syawal Hutasuhut, Asisten I  Sekretaris Perusahaan Zaman K Mendrofa, dan Kacab Medan Denai Azkari.

Arief juga mengatakan, Mariadi diangkat menjadi pegawai karena prestasinya di bidang sepak bola saat membela PSMS Medan dan membawa PSMS dua kali juara di Divisi Utama Perserikatan pada saat itu. "Beliau ini aset Sumatera Utara dan nasional, karena telah membela PSMS dan PSSI. Selama menjadi pegawai PDAM Tirtanadi, beliau ini memiliki predikat yang baik," ungkap Arief.

Sebelum meninggalkan kediaman Mariadi, Arief dan rombongan memberikan tali asih sebagai bentuk bantuan pengobatan untuk kesembuhan Mariadi. (GUS)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

22°C

Medan, Sumatera Utara

Scattered Thunderstorms

Humidity: 98%

Wind: 6.44 km/h

  • 20 Sep 2018 30°C 22°C
  • 21 Sep 2018 28°C 22°C

Banner 468 x 60 px