Log in

Kabar Liliyana Pensiun Disorot Atlet Luar Negeri


Jakarta-andalas Tontowi Ahmad menyebut rencana Liliyana Natsir untuk gantung raket menjadi sorotan para atlet bulu tangkis luar negeri. Liliyana Natsir sudah jadi andalan Indonesia di nomor ganda campuran dalam dua dekade terakhir.

Dalam dua dua dekade terakhir, Liliyana bersama Tontowi sudah meraih empat gelar juara dunia, tiga gelar All England, 1 emas dan 1 perak Olimpiade menjadi bukti kehebatan Liliyana.

Liliyana bahkan sudah melawan 2-3 generasi pemain dari negara-negara lain. Tontowi yang jadi pasangan Liliyana sejak 2010 mengaku sempat ditanya atlet Denmark tentang rencana pensiun Liliyana.

"Berita Cik Butet ingin pensiun ini sudah sampai ke Denmark. Ada pemain Denmark yang bertanya kepada saya, 'apa benar Liliyana mundur? Sepertinya mereka senang Cik Butet mundur. Mungkin Cik Butet berbahaya untuk pemain Denmark," ujar Tontowi.

Tontowi secara terbuka mengakui bahwa dirinya masih ingin terus berduet dengan Liliyana. "Saya sebenarnya maish ingin berpasangan dengan Cik Butet terlebih kami sudah lama berpasangan. Namun, saya menghargai keputusan Ci Butet," kata Tontowi.

Dalam beberapa turnamen hingga akhir tahun ini, Tontowi akan mulai coba dipasangkan dengan Winny Oktavina. "Saya belum bisa berkomentar banyak karena ini rencana pelatih. Yang pasti saya harus siap."

"Saya akan berusaha semaksimal mungkin membimbing yang muda. Soal strategi, saya serahkan pada pelatih yang pasti mengerti teknik yang bagus untuk saya dan pasangan," ucap Tontowi.

Keputusan Liliyana Natsir untuk gantung raket usai Asian Games 2018 sudah bulat. Wanita yang akrab disapa Butet itu pun mengakui bakal rindu dengan pasangannya di lapangan, Tontowi Ahmad.

Butet tidak sepenuhnya pensiun, karena ia masih memiliki kontrak hingga tahun depan. Berakhirnya karier Liliyana sebagai pebulutangkis profesional bisa terjadi pada Maret 2019 mendatang.

Liliyana mengatakan akan melanjutkan bisnis keluarganya di bidang properti dan pijat refleksi. Tetapi ia juga mengakui akan merindukan dunia tepok bulu yang membesarkan namanya itu.

"Tetaplah, namanya saya dari kecil sudah terjun di bulutangkis, pasti ada keinginan mengobrol dengan teman-teman, ingin ketemu, ingin 'ngecengin' (meledek) Owi saat capek latihan," ujar Liliyana.

Hanya saja, Liliyana belum bisa menuntaskan hasrat terbesarnya untuk meraih medali emas di Asian Games. Pada kesempatan terakhirnya di Asian Games 2018, Liliyana harus puas dengan medali perunggu bersama Tontowi.

Wanita yang pada 9 September nanti berusia 33 tahun itu juga belum tahu apakah ke depannya akan menjadi pelatih bulu tangkis atau tidak.  "Belum ada kepikiran ke arah sana (jadi pelatih). Saya sih sekarang mau ke bisnis dulu," ucap Butet. (CNNI)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

27°C

Medan, Sumatera Utara

Thunderstorms

Humidity: 80%

Wind: 11.27 km/h

  • 20 Sep 2018 30°C 22°C
  • 21 Sep 2018 30°C 23°C

Banner 468 x 60 px