Log in

Bima Tegaskan Tak Ambil Alih Posisi Milla


Jakarta-andalas Bima Sakti dipercaya menangani Timnas Indonesia untuk menghadapi Mauritius dalam laga uji coba di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Selasa (11/9). Bima memastikan jika dirinya tak mengambil alih posisi Luis Milla.

Durasi kerja Luis Milla bersama Timnas Indonesia berakhir selepas Asian Games 2018. Milla memutuskan untuk kembali ke Spanyol setelah langkah Timnas U-23 terhenti pada 16 Besar Asian Games.

Meski gagal membawa skuat Garuda Muda menembus empat besar, PSSI tetap memperpanjang kontrak Luis Milla hingga satu tahun ke depan. Pelatih 52 tahun itu pun ditargetkan untuk membawa Timnas Indonesia menjuarai Piala AFF 2018 dan meraih medali emas SEA Games 2019.

Akan tetapi, sampai saat ini Luis Milla masih belum menjawab tawaran kontrak baru dari PSSI tersebut. Untuk mengisi kekosongan, Timnas Indonesia saat ini ditangani Bima Sakti dan akan dibantu Danurwindo.

"Saya selalu berkomunikasi dengan coach Luis Milla. Semoga dalam beberapa hari ke depan sudah ada titik temu antara coach Luis dengan PSSI," ujar Bima Sakti.

"Saya masih asisten pelatih, ini karena coach Luis belum hadir jadi saya mengantikan sementara. Strategi juga tidak jauh juga dari apa yang telah coach Luis lakukan selama ini," paparnya.

Dua hari jelang laga itu atau pada Minggu (9/9), Timnas Indonesia menggelar latihan di Stadion Babek, Cakung, Jakarta Utara. Boaz Solossa dkk berlatih tanpa pelatih utama, Luis Milla.

Imbasnya, latihan Timnas Indonesia jelang menghadapi Mauritius masih dipimpin asisten pelatih Bima Sakti. Bima menjelaskan, dirinya tetap berkoordinasi dengan Luis Milla dalam mempersiapkan timnya.

"Ya kami persiapan buat besok tanggal 11 lawan Mauritius dan saya selalu berkordinasi juga terhadap coach Luis, Coach Miguel (pelatih fisik) dan bahkan latihannya juga kami saling berkoordinasi. Sebelumnya juga kita saling berkordinasi," jelas Bima Sakti.

Bima menjelaskan, dalam latihan tadi, timnas Indonesia berlatih membangun serangan dari belakang. Itu dilakukan setelah mengetahui permainan Mauritius yang punya pressing bagus kepada lawan.

"Tadi kami main transisi build up dulu dari belakang, kemudian tim yang orange berusaha untuk merebut. Setelah merebut, mereka menyerang dan yang biru tadi berusaha merebut bola lagi."

"Karena kami lihat video kemarin dari Mauritius lawan Singapore, mereka juga sangat bagus pressingnya. Mereka juga punya pemain yang tinggi-tinggi, sehingga kami juga harus antisipasi bola-bola panjangnya," jelasnya.

Bima Sakti menjelaskan, dirinya berharap ada keputusan secepatnya terkait masa depan Luis Milla. "Kami harapkan dalam waktu dekat sudah ada keputusan ya," katanya.

Sejak menangani Timnas Indonesia pada 20 Januari 2017, torehan Luis Milla tak terlalu spesial. Dari 29 pertandingan bersama Timnas Indonesia dan Timnas U-23, mantan pemain Real Madrid itu hanya mencatatkan 13 kemenangan, tujuh imbang, dan sembilan kali kalah. (BC/DTK)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

26°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 82%

Wind: 11.27 km/h

  • 25 Sep 2018 27°C 22°C
  • 26 Sep 2018 30°C 22°C

Banner 468 x 60 px