Log in

Bale Ancam Madrid


Dicoret Dari Tim Skuat

Merasa masa depannya terancam dan semakin rumit di Real Madrid, Garteh Bale dikabarkan mengancam akan bertahan kalau Madrid enggan membayar sisa kontraknya. Bintang sepakbola Wales itu tidak lagi mendapat tempat dalam rencana pelatih Madrid Zinedine Zidane di musim depan. Untuk menunjukkannya, Bale dicoret dari skuat dalam dua pertandingan bahkan tak diberi kesempatan tampil semenit pun di laga terakhir saat Los Blancos dipermalukan Real Betis 0-2.

Gareth Bale tampaknya tak bisa berpamitan dengan baik kepada publik Santiago Bernabeu di laga pamungkas Liga Spanyol 2018-2019 saat Real Madrid dikalahkan Real Betis dengan skor 0-2, pada Minggu 19 Mei 2019 malam WIB kemarin. Meski masuk ke dalam skuad untuk menghadapi Betis, pemain asal Wales itu tetap tak dimainkan oleh sang pelatih, Zinedine Zidane di laga tersebut.

Padahal, laga melawan Betis di Stadion Santiago Bernabeu itu bisa saja menjadi pertandingan terakhir Bale di markas Los Merengues –julukan Madrid. Hal tersebut tak terlepas dari kabar yang mengatakan Bale dapat dipastikan takkan lagi bersama Madrid di musim 2019-2020 mendatang. Bale diisukan tak masuk ke dalam skuad masa depan racikan pelatih asal Prancis tersebut.

Zidane pun tampaknya memang benar-benar tak ingin Bale untuk tetap di Madrid di masa depan. Beberapa kali ia sempat mengirim sinyal akan menjual mantan pemain Tottenham Hotspur itu di bursa transfer musim panas 2019 mendatang.

Terbaru, di laga melawan Betis, Zidane enggan memainkan Bale karena ia menilai pemain tersebut tak cocok dengan tim saat ini. Bahkan, Zidane secara tegas mengaku bila memiliki kesempatan melakukan empat pergantian pemain di laga tersebut, maka ia tetap tak memilih Bale untuk dimainkan.

“Apabila saya berpikir ada pemain yang tidak cocok dalam tim saya saat ini, maka saya harus melakukan apa yang saya pikir bisa bekerja dengan baik. Lalu jika saya memiliki kesempatan melakukan empat pergantian pemain di laga hari ini, saya tetap tidak akan memainkan (Bale),” ujar Zidane, Senin (20/5).

Dengan perkataan Zidane itu, maka Bale benar-benar sudah tak ada tempat di Madrid pada musim depan nanti. Jikalau jadi pindah, beberapa klub papan atas sebenarnya tertarik untuk menggunakan jasa pemain berusia 29 tahun tersebut. Namun, mahalnya harga serta gaji Bale membuat klub-klub tersebut sedikit ragu untuk membelinya.

Kontrak Bale baru akan habis pada 2022, El Real diyakini akan mengupayakan segala cara untuk melego Bale di musim panas. Akan tetapi, Madrid kesulitan mencari klub peminat karena gaji Bale yang terlalu tinggi, yaitu 17 juta euro per tahun (Rp 274,4 miliar).

Kalau tidak ada tawaran yang tepat, pesepakbola berusia 29 tahun itu berkukuh akan bertahan di Madrid, kecuali sisa kontraknya dibayarkan. "Aku masih punya sisa tiga tahun di kontrakku. Kalau mereka ingin aku pergi, mereka mesti membayarku 17 juta euro per musim. Kalau tidak, aku akan bertahan. Dan kalau aku toh harus bermain golf, aku akan melakukannya," cetus Bale kepada rekan-rekannya.

Musim Buruk

Zidane membawa serangkaian kejayaan untuk Real Madrid dalam kurun waktu dua setengah musim saja. Setelah membawa pulang trofi Liga Champions untuk ketiga kalinya berturut-turut, tepatnya di bulan Mei 2018, secara tak terduga ia memutuskan hengkang.

10 bulan berselang, ia kembali menduduki jabatan sebagai pelatih itu. Dua pelatih dicoba oleh Real Madrid untuk menggantikan sosoknya, mulai dari yang berpengalaman seperti Julen Lopetegui hingga sosok anyar, Santiago Solari, semuanya menemui kegagalan.

Zidane telah berupaya untuk memperbaiki performa Madrid, paling tidak mereka bisa mengakhiri musim dengan manis. Tapi kenyataan tak seindah yang dibayangkan, sebab dua laga terakhirnya berakhir dengan kekalahan.

Pelatih asal prancis itupun merasa turut andil dalam musim buruk yang dialami klub raksasa Spanyol tersebut. Oleh karena itu, secara khusus ia menyampaikan permintaan maafnya kepada publik saat diwawancarai usai pertandingan kontra Betis.

"Kami tak punya alasan. Setelah banyak pertandingan kami harus meminta maaf karena bertanggung jawab untuk, setidaknya, tampil dengan memberikan segalanya. Ini sudah terasa berat sejak awal musim, dan berakhir dengan saya, itulah realitanya," tutur Zidane.

Zidane merasa bertanggung jawab, tapi bukan berarti ingin terus tenggelam dalam penyesalan. Visinya jelas, ingin melakukan perubahan di tubuh Madrid agar bisa kembali menjadi salah satu tim terbaik Spanyol di musim mendatang.

"Hal terbaik yang bisa terjadi kepada kami adalah melewatinya dan berpikir soal tahun depan, karena ini akan berubah, pastinya.  Saya selalu mengatakan hal yang sama - kami harus menerima saat semuanya berjalan dengan buruk. Saya bertanggung jawab atas ini. Kami melewati 11 pertandingan dan akhirnya seperti ini," tandasnya.

Setelah ini, Real Madrid akan menjalani rehat seiring dengan kompetisi yang telah berakhir. Jadwal terdekat mereka sejauh ini adalah laga kontra Bayern Munchen di kompetisi pra-musim, International Champions Cup.(DTC/BN/OKZ)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px