Log in

Atlet Asing Diperiksa, Penggiat Olahraga Protes Imigrasi Belawan

PROTES PEMERIKSAAN: Ketua Komisi A DPRD Medan memimpi RDP terkait protes Landen Marbun atas pemeriksaan yang dilakukan Imigrasi Belawan. (andalas/IST) PROTES PEMERIKSAAN: Ketua Komisi A DPRD Medan memimpi RDP terkait protes Landen Marbun atas pemeriksaan yang dilakukan Imigrasi Belawan. (andalas/IST)

Medan-andalas Masyarakat penggiat olahraga di Kota Medan memprotes keras sikap Imigrasi Belawan yang melakukan pemeriksaan terhadap atlet dari luar negeri yang sedang melakukan pertandingan persahabatan atau eksebisi di Medan.

Protes tersebut disampaikan Landen Marbun. Menurutnya, hal itu bukan saja menjadi preseden buruk bagi Kota Medan tapi juga bagi Indonesia secara keseluruhan.

Pertandingan eksebisi dalam bidang olahraga, aku Landen, merupakan kegiatan yang wajib disupport. Sebab, kegiatan ini merupakan olahraga yang membawa harum nama bangsa dan negara.

"Bagaimana mungkin atlet yang sedang bertanding, tiba-tiba dipanggil pihak Imigrasi dan dilakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Terus terang, kami kecewa karena ini menjadi preseden buruk atas keberadaan di Indonesia," sebutnya, Selasa (14/11).

Diceritakan anggota DPRD Kota Medan itu, peristiwa tersebut terjadi pada 5 Oktober 2017 lalu. Ketika itu, Metal Club melaksanakan pertandingan bola basket dengan mengundang tim dari Malaysia dan Filipina.

Namun, tiba-tiba pihak Imigrasi datang memanggil atlet dari luar negeri tersebut dan dilakukan pemeriksaan. "Mereka itu diundang hanya untuk pertandingan. Mereka itu bukan profesional yang mencari kehidupan dengan keahliannya dalam bidang olahraga. Kalau profesional bolehlah," tandasnya.

Menurut Landen, atlet dari Indonesia dikhawatirkan akan mengalami tindakan serupa bila melakukan pertandingan eksebisi.

Sebelumnya, pada rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi A DPRD Kota Meda yang dipimpin Ketua Komisi, Sabar Sitepu, Kepala Kantor Imigrasi Belawan, Said Ismail, meminta maaf atas kinerja anggotanya yang melakukan BAP.  "Saya tidak tahu kalau di BAP. Setahu saya, hanya ditahan paspornya," imbuh Said.

Bahkan, guna memastikan kalau anggotanya benar melakukan BAP, Said, menelpon anggotanya memakai spekaer. Dari hasil pembicaraan terungkap para atlet dari luar negeri yang melakukan pertandingan basket di GOR Cemara benar di BAP.

Said berterima kasih kepada anggota dewan atas masukan yang diberikan dan berjanji akan lebih selektif lagi melakukan pengawasan terhadap anggotanya. "Saya berterima kasih atas masukan dari dewan. Atas peristiwa pemanggilan itu, sekaki lagi saya minta maaf. Itu diluar sepengetahuan saya," kata Said seraya menyebutkan akan memberikan kronologis pemanggilan kepada dewan dan akan mengantarnya sendiri. (THA)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

27°C

Medan, Sumatera Utara

Thunderstorms

Humidity: 80%

Wind: 6.44 km/h

  • 21 Nov 2017 28°C 23°C
  • 22 Nov 2017 29°C 22°C

Banner 468 x 60 px