Log in

Asian Para Games 2018, Jendi Pangabean Raih Emas ke-24 Indonesia

Jendi Pangabean, peraih medali emas Indonesia di cabor renang 100m gaya punggung putra kelas S9 Asian Para Games 2018. Jendi Pangabean, peraih medali emas Indonesia di cabor renang 100m gaya punggung putra kelas S9 Asian Para Games 2018.

Jakarta-andalas Perenang Indonesia Jendi Pangabean kembali menyumbang medali Asian Para Games 2018 lewat cabang olahraga para renang. Setelah sebelumnya menyumbang perunggu, kali ini ia menyumbang emas, Kamis (11/10).

Medali emas diraih Jendi saat turun di nomor gaya punggung 100 meter putra kelas S9 dengan catatan waktu 1 menit 7,45 detik. Ia mengalahkan tujuh perenang lainnya dalam nomor tersebut.

Medali perak pada nomor ini diraih wakil Tiongkok Luo Qingquan (1:08:59). Adapun, atlet Korea Kwon Yonghwa meraih medali perunggu dengan catatan waktu 1 menit 11,12 detik.

Bagi Jendi, ini adalah medali kedua yang diraihnya pada Asian Para Games 2018. Sebelumnya, ia meraih perunggu pada nomor 100 meter gaya bebas putra kelas S9. Ini berarti, Jendi sudah mengantongi bonus sebesar Rp1,75 miliar. Rinciannya, Rp1,5 miliar untuk medali emas dan Rp250 juta untuk medali perunggu.

Tambahan emas dari Jendi membuat Indonesia kini mengoleksi 24 medali emas. Namun, hasil ini belum mampu mengubah posisi Indonesia di klasemen sementara medali. Indonesia masih terpaku di posisi enam, terpaut lima medali emas dari Uzbekistan di tempat kelima.

Meski demikian, raihan ini sejatinya sudah melampaui target yang dibebankan pemerintah. Sebelum Asian Para Games 2018 digelar, atlet-atlet disabilitas Indonesia ditargetkan menduduki posisi tujuh besar di akhir kompetisi. Adapun, medali emas yang ditargetkan adalah 16 emas.

Sementara itu, Jendi Pangabean yang sukses meraih medali emas dan perunggu berharap dapat menghibur sekaligus memotivasi korban-korban bencana alam di Indonesia. Atlet berusia 27 tahun itu juga ingin masyarakat Indonesia tidak mengendurkan dukungan hingga hari terakhir Asian Para Games 2018.

"Yang jelas (kemenangan ini) untuk bangsa Indonesia, apalagi Indonesia sedang dalam keadaan bencana, saya harap ini bisa memberi semangat untuk masyarakat Indonesia, apalagi saudara kita yang ada di Donggala," ujar Jendi.

"Saya berharap ini (medali emas) bisa memotivasi mereka. Kita sangat mendukung untuk mendoakan mereka," lanjutnya.

Sama seperti korban Palu-Donggala yang kini masih berjuang untuk kembali bangkit, Jendi juga masih akan berjuang di Asian Para Games 2018. Ia berjanji akan kembali memberikan yang terbaik di dua nomor, yakni 50m gaya bebas S9 dan 100m gaya punggung S10.

"Nanti ada main lagi, selesai ini besok ada dua nomor lagi, ya mudah-mudahan kita bisa memberikan yang terbaik dan harapannya untuk seluruh masyarakat Indonesia untuk mendukung dan menyaksikan langsung. Terima kasih para suporter hari ini, sangat luar biasa, saya mengucapkan terima kasih," lanjut dia. (MEDC)

23°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 8.05 km/h

  • 20 Nov 2018 27°C 22°C
  • 21 Nov 2018 28°C 22°C

Banner 468 x 60 px