Log in

Ajang Balas Dendam Orange


Belanda vs Prancis

Belanda akan menjamu Prancis pada laga lanjutan UEFA Nations League A Grup 1 2018 di Rotterdam, Sabtu (17/11) dini hari WIB. The Orange bertekad membalas kekalahan 1-2 yang mereka dapatkan kala bertandang ke Paris pada laga perdana, September lalu. Skuat asuhan Ronald Koeman mengemban misi meraih poin penuh demi menjaga asa menembus babak final Nations League tahun depan. Saat ini, Belanda di posisi dua klasemen sementara dengan mengantungi 3 poin, selisih 4 angka dari Prancis yang memuncaki klasemen sementara.

Jika Belanda mampu memenangkan duel kali ini maka Jerman akan terdegradasi. Juara Piala Dunia 2014 tersebut kini menduduki posisi juru kunci dengan hanya mengantungi 1 poin hasil laga imbang 0-0 kontra Les Blues -julukan timnas Prancis-. Mengalahkan Les Blues merupakan misi yang sulit bagi skuat The Oranye. Selain kekalahan terakhir di laga perdana, skuat Oranye menyimpan catatan kelam dalam empat pertandingan terakhir sebelumnya melawan juara Piala Dunia Rusia 2018 tersebut.

Sejak kemenangan terakhir skuat Oranye di Kejuaraan Eropa 2008 silam, tuan rumah belum pernah sekali pun memetik kemenangan. Karena itu, duel kali ini menjadi tantangan berat bagi Oranye untuk memutus tren negatif tersebut. Virgil van Dijk dan kolega meraih kemenangan telak 3-0 atas Jerman di laga lanjutan Grup 1 dan menahan imbang Belgia 1-1 pada laga persahabatan yang berlangsung Oktober lalu. Tapi, pencapaian tim tamu juga tak kalah positif. Skuat asuhan Didier Deschamps juga belum terkalahkan di 15 pertandingan terakhir, termasuk saat mengalahkan Jerman 2-1 dan menahan imbang 2-2 sebagai persiapan menghadapi The Oranye.

Pada laga kali ini, The Oranye akan kehilangan striker mudanya, Arnaut Groeneveld Danjuma yang absen akibat cedera. Namun, Koeman tampaknya telah menyiapkan antisipasi dengan memanggil penyerang muda berbakat lain, yaitu Javairo Dilrosun. Penyerang Hertha Berlin yang menerima panggilan pertamanya di timnas seniortersebut tampil impresif selama bermain di Bundesliga dengan mencetak 2 gol dan menyumbangkan 3 assist di 9 penampilan musim ini. "Di usia U-21, mereka sangat positif tentang Javairo Dilrosun. Sekarang karena (Arnaut) Groeneveld sedang cedera, kami butuh mencari solusi," ujar Koeman.

"Di beberapa minggu terakhir, kami sudah mengikuti Dilrosun dan kami sangat positif tentangnya. Dia menunjukkan permainannya melawan RB Leipzig dan Borussia Dortmund bahwa dia adalah pemain dengan talenta yang hebat," pungkasnya. Prancis sejatinya sedang dalam tren yang positif, tidak pernah kalah sejak Maret 2018. Tapi, dalam tiga laga terakhir, Prancis selalu gagal cleansheet. Karena itu, Gelandang Prancis Blaise Matuidi ingin timnya bertahan dengan lebih kokoh lagi.

"Saya pikir kami harus bisa bertahan dengan lebih baik. Belanda mencetak tiga gol ke gawang Jerman. Mereka punya pemain dengan kualitas yang bagus, terutama di belakang," kata Matuidi dikutip dari Four Four Two. "Kami harus bermain lebih bagus di semua aspek. Kami harus tetap solid. Itu adalah salah satu kelebihan kami. Belanda bisa menjadi tim yang berbahaya tapi kami juga bisa demikian. Kami punya banyak pemain hebat," tandasnya. Perjumpaan terakhir antara Prancis dan Belanda terjadi pada September 2018 lalu di Stade de France. Saat itu, Prancis mampu memetik kemenangan dengan skor 2-1 dari gol Kylian Mbappe dan Olivier Giroud. Belanda mendapat gol dari aksi Ryan Babel. Perjumpaan kali ini dipastikan akan berbeda dari laga September lalu. Sebab, Belanda akan jadi tuan rumah. Anak asuh Ronald Koeman selalu menang dalam dua laga kandang terakhirnya. (MI/BN)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px