Log in

Trump Akan Potong Bantuan Untuk Negara Yang Tolak Yuresalem Sebagai Ibu Kota Israel


Amerika Serikat- andalas Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan memotong bantuan bagi siapa saja negara yang menolak keputusannya perihal Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Dalam rapat kabinet, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku tengah mengamati negara-negara yang 'mengeroyok' Amerika Serikat pada rapat pengambilan suara di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) atau di sidang Majelis Umum.

"Mereka mengambil ratusan juta dolar, bahkan miliaran dolar dan kemudian memberikan suara menentang kita. Baiklah, kita mengawasi pengambilan suara itu. Biarkan mereka menentang kita. Kita akan menghemat banyak uang. Kita tidak peduli," ancamnya.

Ancaman Trump tersebut diumumkan setelah diadakan rapat DK PBB di New York pada Senin lalu. Saat itu, ke-14 negara anggota mendukung dokumen yang disusun Mesir soal status Yerusalem, sementara AS menentang dan mengeluarkan hak vetonya.

Mendapat perlawanan, AS mengecam rancangan resolusi tersebut. Bahkan, Duta Besar Amerika untuk PBB, Nikki Haley menyebutnya sebagai penghinaan yang tak terlupakan.

"Ini memalukan. Padahal kami sedang melakukan upaya perdamaian. Faktanya, hak veto ini diberikan untuk membela kedaulatan AS dan untuk mempertahankan peran AS dalam membangun proses perdamaian di Timur Tengah. Ini bukan sumber rasa malu bagi kami, tetapi untuk negara anggota DK lainnya," tegas Haley. (Mdk)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

25°C

Medan, Sumatera Utara

Scattered Thunderstorms

Humidity: 90%

Wind: 11.27 km/h

  • 23 Jan 2018 27°C 22°C
  • 24 Jan 2018 28°C 22°C

Banner 468 x 60 px