Logo
Print this page

Tiga Orang Ditahan Sebab Hina Raja Malaysia yang Turun Takhta


Kepolisian Malaysia menahan tiga warga karena dituduh menghina Sultan Muhammad V yang baru turun takhta pada pekan lalu. Kepala Kepolisian Diraja Malaysia, Mohamad Fuzi mengatakan warga yang ditahan terdiri dari dua lelaki masing-masing berusia 46 dan 27 tahun, serta perempuan 26 tahun. Ketiganya dijerat dengan Undang-Undang Penghasutan, karena diduga mengunggah komentar menghina Sultan Muhammad V di Facebook dan Twitter.

Ketiganya terancam hukuman tiga tahun penjara jika terbukti bersalah. Penangkapan ketiganya memicu kritik pedas dari kelompok pegiat hak asasi manusia. Direktur Lawyers for Liberty, Latheefa Koya, mengatakan polisi seharusnya tak menahan mereka meski didesak pihak berwenang untuk bertindak. "Undang-undang penghasutan itu adalah hukum yang kejam dan ini mengejutkan bahwa pemerintahan baru Malaysia menggunakannya," kata Latheefa seperti dikutip AFP, Kamis (10/1).

Pemerintahan Perdana Menteri Mahathir Mohammad yang berkuasa sejak Mei lalu berjanji akan menghapus UU Penghasutan itu yang dianggap represif. Namun, hingga kini belum ada wujud tindakannya. Dalam kampanyenya, Mahathir juga menyarankan agar aparat penegak hukum jangan terlalu menargetkan oang-orang yang diduga mengunggah pernyataan menghina di media sosial.

"Sehubungan dengan kebebasan berbicara, jika seseorang berbicara secara fakta, Anda tidak bisa mengkriminalkan orang itu," ucap Mahathir. "Jika kita menutup mulut semua orang bahkan ketika kejahatan telah terjadi, maka akan timbul ketidakadilan di negara ini," ujar Mahathir. Sultan Muhammad V memutuskan turun takhta meski baru menjabat sebagai Raja Malaysia selama dua tahun. Hingga kini, tidak ada alasan resmi yang menjelaskan alasan dia turutn takhta.

Keputusan itu diambil tak lama setelah ia menikah dengan seorang mantan ratu kecantikan Rusia. Sejumlah foto resepsi pernikahan Sultan Muhammad V beredar di media. Ini merupakan pertama kalinya Raja Malaysia turun takhta sebelum masa jabatan selama lima tahunnya berakhir. Menurut undang-undang, Raja Malaysia menjabat selama lima tahun secara bergiliran antara penguasa sembilan negara.(CNNI)

PT. STAR MEDIA INTERNUSA
JL. TENGKU AMIR HAMZAH KOMP RUKO GRIYA RIATUR INDAH 182, 184, 186 - MEDAN - 20124 - SUMATERA UTARA - INDONESIA.
Email : berita.andalas@googlemail.com © 2013 - 2014 harianandalas.com - All Rights Reserved.
IKLAN ONLINE | REDAKSI

http://kpkpos.com http://bursaandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com