Log in

Wabup Paluta Segera Dieksekusi


Medan-andalas Kasus pelangggaran pemilu yang melibatkan Wakil Bupati (Wabup) Paluta, Hariro Harahap sudah berkekuatan hukum tetap (inkrah).  Dalam waktu dekat, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Paluta akan segera mengeksekusi Hariro untuk menjalani vonis 1 bulan 15 hari penjara.

"Kita telah menerima informasi dari Kejari Paluta bahwasanya putusan dari Wakil Bupati Paluta telah diterima terdakwa. Jaksa Penuntut Umum juga menerima putusan yang telah disampaikan majelis hakim Pengadilan Padang Sidempuan," ungkap Kasi Penkum Kejati Sumut Sumanggar Siagian, Selasa (14/5).

Kata Sumanggar, jaksa selaku eksekutor masih menunggu salinan putusan dari PN Padang Sidempuan sebagai dasar untuk melakukan eksekusi.

"Yah, salinan itu seharusnya secepatnya, karena ini kan pidana pemilu, jadi harus secepatnya kita eksekusi," ujar mantan Kasi Pidum Kejari Binjai itu.

Sumanggar belum memastikan penempatan (sel) Hariro setelah dieksekusi. Karena saat ini, pihak kejaksaan masih fokus menunggu salinan putusan.

"Nanti, kita belum sampai di situ karena kita masih menunggu salinan putusan. Yah, kalo eksekusinya mungkin nanti di LP Paluta," sebutnya.

"Kita berharap agar pihak pengadilan dapat segera mengirimkan salinan putusan itu agar bisa kita bisa lakukan eksekusi," imbuh Sumanggar.

Wakil Bupati Paluta Hariro Harahap divonis 1 bulan 15 hari penjara karena terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 532 UU No 7 tahun 2017, tentang pemilu.

Sebelumnya, JPU Kejari Paluta menuntut Hariro 3 bulan penjara. Hariro dinyatakan terbukti bersalah melakukan politik uang untuk memenangkan sang istri yang maju sebagai calon legislatif.

Hariro ditangkap tim Satgas Politik Uang Polres Tapanuli Selatan bersama 14 orang yang diduga terlibat politik uang untuk memenangkan salah satu caleg DPRD Kabupaten Paluta, pada Senin (15/4) dini hari.  (AFS)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px