Log in

Truk Mitra TPL Tabrakan Renggut Korban Jiwa

Truk Mitra TPL parkir pasca tabrakan maut di perlintasan Dolok Nabolon, Desa Sipituhuta Pollung, Humbahas. Truk Mitra TPL parkir pasca tabrakan maut di perlintasan Dolok Nabolon, Desa Sipituhuta Pollung, Humbahas.

Diduga Abaikan MoU Waktu Operasional

Dolok Sanggul-andalas Tabrakan maut melibatkan Toyota Fortuner putih nomor polisi BK 288 EE kontra truk tronton mitra Toba Pulp Lestari (TPL) BK 9154 BN, terjadi di Jalinsum Dolok Sanggul-Sidikalang, Sabtu (10/2) lalu. Peristiwa itu mengakibatkan Ramli Barus (59) meninggal dunia. Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) itu dituding bagian dari kecerobohan pengendara truk mitra TPL yang mengabaikan Memorandum of Undertsanding (MoU) Pemkab Humbahas dengan pengusaha truk mitra TPL. “Kalau tidak salah, dalam rapat koordinasi Pemkab dengan pengusaha angkutan umum termasuk mitra TPL, Jumat (26/1) lalu sudah dibuat MoU yang mengatur jam operasional truk mitra TPL. Yakni, antara pukul 20.00 WIB– pukul 06.00 WIB. Kenapa MoU itu diabaikan, itu kan kesepakatan bersama bukan kesepakatan sepihak,” ujar anggota DPRD Humbahas, David YD Mahulae kepada wartawan di Dolok Sanggul, Senin (12/2).

Menurut pendapat politisi Golkar itu, untuk mengatur truk mitra TPL tidak perlu lagi melalui MoU, namun ketegasan dari pemerintah untuk melakukan penindakan. “Kalau aturan tidak diindahkan pengusaha truk mitra TPL, sudah selayaknya pemerintah mencabut ijin trayek. Bila perlu aturan yang mengatur operasional TPL dibuat dalam Perda sehingga DPRD turut monitoring,” tukasnya. Dia juga memaparkan, paradigma baru TPL cenderung membenturkan masyarakat dengan pemerintah, sementara yang menikmati hasil atas Hutan Tanaman Industri (HTI) adalah perusahaan dan segelintir kontraktor yang menopang TPL. Kadis Perhubungan Humbahas, Jaulim Manullang melalui Kabid Manejemen Rekayasa Lalulintas dan Angkutan (MRLA) Parman Lumban Gaol melalui telepon seluler mengaku menyesalkan pihak mitra TPL yang mengabaikan MoU.

Kendati demikian, pihaknya akan menyurati kembali para pengusaha truk mitra TPL dan perusahaan TPL sehingga dalam operasional truk mitra TPL tidak merugikan pengguna jalan lainnya. “Kita akan mengimbau kembali dan menyurati pihak mitra TPL dan perusaan TPL,” tegasnya. Senada dengannya, Media Relation PT TPL, Juliandri Hutabarat kepada wartawan mengaku sudah melakukan sosialisasi kepada pengusaha dan sopir truk mitra atas MoU dengan Pemkab. Bahkan, sebagai langkah tegas, pihaknya sudah memberikan sanksi administrasi berupa denda kepada truk mitra TPL yang melanggar MoU. Sekedar untuk diketahui, dalam rapat koordinasi forum lalulintas dan angkutan jalan Humbahas dengan pengusaha angkutan barang mitra TPL yang dilaksanakan di ruang rapat kantor bupati, Bukit Inspirasi, Dolok Sanggul, Jumat (26/1/2017) lalu, telah melahirkan kesepahaman bersama yang dituangkan dalam MoU.

Beberapa poin MoU, truk tronton mitra TPL hanya boleh beroperasi mulai pukul 20.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB, angkutan dari sektor Tele harus melalui jalan Ringroad Dolok Sanggul, truk tronton mitra TPL tidak diperkenankan untuk parkir atau istirahat saat bermuatan kayu, muatan truk mitra TPL maksimal 16 ton. Selanjutnya,  operasional truk tronton mitra TPL diberikan tenggang waktu hingga Juni 2017. Rapat koordinasi itu dihadiri Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, Wakil Bupati Saut Simamora, Forkopimda, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, tokoh agama dan para pengusaha angkutan barang mitra TPL. Sementara mewakili pihak TPL, dihadiri langsung Manager Stakeholder Relation, Tagor Manik. (AND)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

24°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 100%

Wind: 6.44 km/h

  • 22 Feb 2018 28°C 23°C
  • 23 Feb 2018 30°C 22°C

Banner 468 x 60 px