Log in

Tidak Serahkan Berkas Turunan, Jaksa dan Pengacara Kasus Korupsi Bertengkar

Terdakwa Korupsi Pietrson Zamili saat sidang perdana di PN Medan, Senin (13/1). Terdakwa Korupsi Pietrson Zamili saat sidang perdana di PN Medan, Senin (13/1).

Medan-andalas Suasana sidang perkara korupsi di ruang Cakra V Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (13/1), sempat memanas. Jaksa dan kuasa hukum terdakwa kasus korupsi bertengkar mulut di persidangan dan di luar sidang.

Awalnya, usai jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Nias Selatan (Nisel) membacakan dakwaan  terdakwa Piterson Zamili, turunan berkas perkara belum diterima terdakwa maupun kuasa hukumnya.

Kejanggalan ini langsung membuat kuasa hukum terdakwa Dr Amiziduhu Mendrofa mempertanyakannya ke majelis hakim Sri Wahyuni. Dia merasa aneh dengan sikap jaksa itu sehingga meminta hakim agar memerintahkan jaksa segera menyerahkan berkas turunan tersebut.

"Hingga saat ini majelis, kami belum ada menerima turunan berkas perkara dari terdakwa," katanya.

"Apa dasar kami menyusun eksepsi atas dakwaan jaksa, sementara turunan berkas perkaranya belum kami terima," kesalnya.

Hakim yang sudah siap menyidangkan kasus perkara korupsi pengerjaan proyek di Diknas Nias Selatan, yang diduga rugikan keuangan negara senilai Rp2,4 miliar, juga merasa heran.

Karena itu, majelis hakim memerintahkan agar jaksa secepatnya menyiapkan berkas yang diminta pihak terdakwa. Sebab, berkas itu merupakan salah satu syarat untuk mengajukan eksepsi.

Di luar sidang, kuasa hukum terdakwa tetap ngotot meminta berkas tersebut. Mereka tampak berdebat alot. Hingga jaksa berjalan meninggalkan gedung PN Medan, kuasa hukum terdakwa terus mengejar jaksa untuk menanyakan kepastian.

"Mana berkasnya. Mau sampai kapan kami tunggu?," tanyanya sambil mengikuti tim jaksa Kejari Nisel tersebut.

Tetapi, jaksa berujar berkas itu akan diberikan setelah mereka berkoordinasi terlebih dahulu dengan pimpinan.

"Padahal, sudah sangat jelas ketentuan pasal 143 ayat 4 KUHAP menyatakan, turunan surat pelimpahan perkara beserta dakwaan disampaikan kepada tersangka atau kuasanya atau penasihat hukumnya dan penyidik," terangnya.

Atas sikap jaksa tersebut, dia berencana akan melaporkannya ke jaksa bidang pengawasan. "Kita menilai jaksa sudah bersifat arogan. Karena itu akan kita laporkan ke jaksa bidang pengawasan di Kejati Sumut," tandasnya. (AFS)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px