Log in

Terlibat Curanmor, Provos Polrestabes Medan Divonis 8 Bulan

Provos Polrestabes Medan bersama dua rekannya mendengarkan amar putusan hakim di PN Medan, Rabu (10/10). Provos Polrestabes Medan bersama dua rekannya mendengarkan amar putusan hakim di PN Medan, Rabu (10/10).

Medan-andalas Personel Provos Polrestabes Medan, Okto Leandro (OL) Samosir (32), divonis 8 bulan penjara dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (10/10) sore. Dia didakwa terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). OL Samosir berperan sebagai penadah sepeda motor milik Ahmad Nurdin. Tak pelak, vonis 8 bulan itu membuat OL Samosir bersama dua terdakwa lainnya, masing-masing 8 bulan dan 1 tahun, langsung sumringah usai majelis hakim Sri Wahyuni Batubara membacakan putusan. Kegembiraan itu kian terlihat manakala sidang itu digelar secara kilat, hanya sekira 5 menit.

"Mengadili, menyatakan para terdakwa yang diadili dalam berkas terpisah (spilit) masing - masing 1 tahun penjara dan 8 bulan penjara," ujar hakim dalam amar putusannya. Dalam pertimbangan hukumnya majelis hakim, ketiga terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 363 dan 480 KUHPidana, tentang pencurian dan penadahan barang curian. Dalam sidang yang digelar di ruang Cakra IX PN Medan itu, selain oknum provost Polrestabes Medan itu, majelis hakim juga memvonis dua rekannya warga sipil, yakni Samuel dengan hukuman 8 bulan penjara, sedangkan Rio Silitonga selaku otak pelaku divonis 1 tahun penjara.

"Perbuatan ketiga terdakwa terbukti bersalah. Okto Leandro Samosir dan Samuel masing-masing dihukum selama 8 bulan penjara, sedangkan Rio Silitonga selaku otak pelaku divonis 1 tahun penjara," ucap majelis hakim. Atas vonis tersebut, ketiga terdakwa maupun Jaksa Penuntut Umum (JPU) Riki Pasaribu, yang sebelumnya menuntut masing-masing terdakwa selama 10 bulan penjara menyatakan terima. Pantauan awak media, usai sidang terlihat ketiga terdakwa Okto Leandro Samosir,  Samuel dan Rio Silitonga saat digiring kembali ke sel tahanan sementara PN Medan, senyum sumringah terkesan tak menunjukkan rasa penyesalan sedikitpun.

Diketahui dalam dakwaan JPU Kejari Medan, Riki Pasaribu, ketiga terdakwa terbukti bersalah melakukan pencurian. Perannya, Samuel membawa sepeda motor Yamaha Mio yang telah dirusak Roy (buron) dari sebuah kos-kosan di Jalan Aman, Teladan Barat Kecamatan Medan Kota, Kota Medan pada 28 Mei 2018 sekira pukul 20.00 WIB. Kemudian, sepeda motor diantarkan Samuel dan Roy kepada Okto Leandro dengan tujuan untuk mengaburkan sepeda motor agar tidak dikenali lagi saat akan digadaikan ke Jalan Bromo, Kota Medan Beruntung, ketika Okto Leandro membawa sepeda motor tersebut untuk digadaikan, dihentikan pemiliknya Ahmad Nurdin dan teman-temannya. Okto diseret ke Polrestabes Medan untuk diselidiki lebih lanjut. Dalam penyelidikan tersebut, Polrestabes juga berhasil mengamankan Rio dan Samuel, tapi pelaku lainnya yakni Roy berhasil kabur. (AFS)

23°C

Medan, Sumatera Utara

Thunderstorms

Humidity: 100%

Wind: 6.44 km/h

  • 13 Dec 2018 26°C 23°C
  • 14 Dec 2018 27°C 22°C

Banner 468 x 60 px