Log in

Suami Habisi Selingkuhan Istri, Orangtua Korban Minta Pembunuh Anaknya Dihukum Berat

Majelis Hakim PN Lubuk Pakam di Labuhan Deli menyidangkan Pokel. Majelis Hakim PN Lubuk Pakam di Labuhan Deli menyidangkan Pokel.

Belawan,Sumatera Utara-andalas Sidang perkara pembunuhan digelar di Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam Cabang Labuhan Deli dengan terdakwa Ahmad Fauzi alias Pokel (3), warga Jalan Besar Tembung Gang Melati, Kelurahan Medan Tembung, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (15/5).

Disebutkan, terdakwa Pokel melakukan pembunuhan terhadap korban Yoga Murti (30), karena cemburu diduga melakukan hubungan istimewa dengan istri korban.

Senin, 4 Desember 2017 dinihari lalu, terdakwa menghabisi nyawa korban sepulang dari Diskotek New Zone di Pasar 7, Gang Melati IV, Dusun Rambungan, Desa Tembung, Kecamatan Percut Seituan.

Dalam pemeriksaan Majelis Hakim Udut Widodo Napitupulu, SH, Halida Rahardhini, dan Daniel Ronald Tambunan, terdakwa mengaku nekat membunuh sahabat akrabnya itu, berawal dari rasa cemburu melihat istrinya berteman dekat dengan Yoga Murti.

Terdakwa mengaku, sebelum kejadian mereka baru pulang dari diskotik New Zone,. Pokel yang cemburu lalu terlibat cekcok mulut dengan Yoga berujung pada kematian korban.

Terdakwa menikam korban dari belakang di sebuah Warung Jalan Perintis, Desa Tembung lantaran pernah melihat istrinya R (27), warga Tembung, dibawa Yoga ke hotel Borobudur pada Oktober 2017 lalu.

Sebelumnya, Pokel berjumpa dengan Yoga. Usai menikmati hiburan malam, kemudian mengajak korban bersama dua temannya ke rumahnya di daerah Titi Sewa Tembung.

Setelah menikam korban hingga kritis, terdakwa langsung melarikan diri. Kedua teman mereka yang saat itu berada di lokasi langsung membawa korban ke Rumah Sakit Umum Pirngadi. Namun, nyawa korban tidak tertolong.

JPU Hamonangan Sidauruk menuntut terdakwa dengan pasal 340 dan 338 serta 351 KUHPidana. Sementara, orangtua korban Yoga Murti bernama Raja alias Selwa Kumar meminta hakim untuk menghukum berat pembunuh anaknya  karena sagat keji tidak punya perikemanusian. (DP)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

32°C

Medan, Sumatera Utara

Mostly Cloudy

Humidity: 62%

Wind: 6.44 km/h

  • 19 Jul 2018 32°C 23°C
  • 20 Jul 2018 30°C 23°C

Banner 468 x 60 px