Logo
Print this page

Sidang Kasus Aiptu P Tarigan, Pasutri Sebut Banyak Polisi Nyabu di Rumahnya

Pasutri perekam video polisi nyabu memberikan keterangan mengejutkan di PN Medan, Kamis (21/2) Pasutri perekam video polisi nyabu memberikan keterangan mengejutkan di PN Medan, Kamis (21/2)

Medan-andalas Pasangan suami istri (pasutri) perekam video Aiptu P Tarigan tengah mengonsumsi sabu-sabu mengungkapkan keterangan yang sangat mencengangkan pengunjung saat bersidang di ruang Cakra VII Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (21/2) sore.

Bagaimana tidak, sang suami kepada majelis hakim dipimpin Jarihat Simarmata menyebut, banyak polisi nyabu di rumahnya.

"Begini pak, kami ditangkap setelah Aiptu P Tarigan itu ditangkap, karena video menghisap sabu itu beredar," kata sang suami, Fitri Ariandi (40). .

Tak hanya itu, Ariandi juga menyebut, rumahnya sering dijadikan lokasi penyimpanan barang haram hasil tangkapan kepolisian. Barang haram tersebut rencananya akan dijual kembali.

"Jadi Pak, saya ini kibus (undercover) nya Polisi. Jadi banyak sabu-sabu yang dititipkan polisi ke saya itu untuk dijual lagi. Itu barang hasil tangkapan polisi," sebutnya.

"Setiap polisi yang nyabu datang ke rumah saya, Pak," tukasnya, mengaku barang bukti hampir 3 ons sabu merupakan milik seorang polisi berinisial P Tarigan.

Sedangkan, istrinya, Lusi Susanti (31) mengaku ikut mengonsumsi sabu karena merasa lebih tenang menghadapi masalah hidup. "Saya baru-baru saja pakai (sabu) Pak hakim," katanya.

Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Jacky Situmorang, mengatakan perbuatan Fitri Ariandi dan Lusi Susanti bersalah melakukan tindak pidana primair dalam Pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Perbuatan terdakwa tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan Narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman yang beratnya melebihi lima gram,” ujar JPU.

Dalam dakwaan, Jacky menerangkan perbuatan pasutri ini ditangkap setelah polisi mengamankan barang bukti sabu-sabu mencapai 3 ons, 2 timbangan dan uang tunai sebesar Rp 38 juta di kediamannya Jalan Masjid No 14 Kelurahan Tegal Sari I Kecamatan Medan Denai Kota Medan pada Senin (3/9/2018) sore.

Seusai sidang, Jacky Situmorang menyebut, keterangan kedua pasutri itu berbeda dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang diterangkan dalam dakwaan. Karenanya, dia akan mempertimbangkan keterangan tersebut.
"Di BAP nggak kayak gitu dia ngomong. Baru di sini dia ngomong begitu. Tapi, saya jadikan pertimbangan lah," ujarnya.

Jacky mengaku, sampai saat ini belum menerima berkas Aiptu P Tarigan, meski sudah dinyatakan lengkap (P21) dan siap untuk disidangkan.

"Polrestabes belum menyerahkan dia ke kami. Bukan tanggungjawab saya lah," pungkasnya. (AFS)

PT. STAR MEDIA INTERNUSA
JL. TENGKU AMIR HAMZAH KOMP RUKO GRIYA RIATUR INDAH 182, 184, 186 - MEDAN - 20124 - SUMATERA UTARA - INDONESIA.
Email : berita.andalas@googlemail.com © 2013 - 2014 harianandalas.com - All Rights Reserved.
IKLAN ONLINE | REDAKSI

http://kpkpos.com http://bursaandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com