Log in

Satu Keluarga Diduga Pengguna dan Pengedar Narkoba

Dua wanita tersangka narkoba masih berhubungan keluarga diamankan. Dua wanita tersangka narkoba masih berhubungan keluarga diamankan.

Medan-andalas Petugas Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan, membekuk lima orang tersangka pengedar dan pengguna sabu. Kelimanya berstatus sebagai keluarga dan diduga sebagai sindikat narkoba. Kelimanya adalah, Sa (55), Fa (51),  keduanya warga Jalan Masjid Taufiq, Kecamatan Medan Perjuangan, RN (36), MD (34), keduanya wanita warga Jalan Masjid Taufiq Gang Perwira dan AC (35), warga Jalan Masjid Taufiq Gang Serasi.

Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo didampingi Wakasat Narkoba Kompol Pardamean Hutahaean kepada wartawan, Minggu (15/9) mengakui penangkapan tersebut. "Penangkapan kali ini merupakan tindaklanjut informasi masyarakat. Informasi tersebut, ada satu rumah kosong kerap dijadikan lapak transaksi narkoba," sebutnya.

Petugas kemudian menindaklanjuti informasi tersebut dan bergerak menuju Jalan Masjid Taufiq. Sampai di lokasi, petugas melihat lapak tersebut dijadikan lokasi peredaran dan penyalahgunaan narkoba serta perjudian judi jackpot. Petugas Satres Narkoba kemudian berkoordinasi dengan kepling setempat dan langsung menggerebek rumah yang menjadi Target Operasi (TO).

"Penangkapan tersebut berlangsung pada Jumat (24/8) lalu, oleh Kanit II Idik AKP Rapi Pinakri bersama anggotanya," terangnya.  Di dalam rumah yang menjadi target pihak kepolisian, petugas mengamankan tiga orang pria dan dua orang wanita yang sedang asik bermain judi jackpot serta diduga menggunakan sabu.

"Dari tangan tersangka Sartuni dan Fadli kami disita satu set bong, 5 buku tabungan dan 2 HP. Sementara dari tangan tersangka Mulya Dewi dan Rahyani disita 1 plastik klip berisi sabu seberat 0,15 gram dan 1 HP," katanya. Lebih lanjut dijelaskan Raphael, di lokasi yang sama petugas juga mengamankan Andi Chaniago yang merupakan TO petugas.

Saat digeledah, dari saku celana tersangka disita 2 plastil klip berisi sabu seberat 1,05 gram, 8 plastik klip kosong berukuran sedang, 3 plastik klip kosong berukuran kecil dan 1 pipet sendok. Kini, kelima pelaku beserta barang bukti masih dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut.

"Dari hasil interogasi, tersangka AC mengaku membeli barang haram itu dari N (DPO) seharga Rp 500 ribu dengan sistem kerja dengan," sebutnya. AC terlebih dahulu membayar Rp 200 ribu, dan kekurangan Rp 300 ribu dicicil setelah barang bukti habis. "Sementara para tersangka saat dilakukan tes urine positif mengandung narkoba," pungkasnya, menyatakan kasusnya sedang dikembangkan. (ACO)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px