Log in

Satpolair Polres Tanjung Balai Gagalkan Penyelundupan Narkotika

Kapolres Tanjung Balai, AKBP Irfan Rifai tunjukkan barang bukti narkotika. Kapolres Tanjung Balai, AKBP Irfan Rifai tunjukkan barang bukti narkotika.

Tanjung Balai-andalas Tersangka SH (48), warga Jalan Jenaha, Kelurahan Pematang Pasir, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai, berhasil diamankan Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres anjung Balai, ketika berupaya melakukan penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 9,6 kg dan 9.820 butir pil ekstasi dari Malaysia.

Kapolres AKBP Irfan Rifai didampingi Wakapolres Kompol Edi Bona Sinaga, Kasat Polair AKP Agung Basyuni, Kasat Narkoba AKP Adi Haryono dan Kasat Reskrim AKP Selamat Kurniawan Harefa di Mako Satpolair Jalan Asahan Tanjung Balai, Senin (13/7), mengatakan, tim Patroli Satpolair melaksanakan tugas rutin di perairan Tanjung Balai Asahan berhasil menangkap kapal KM Hati M Jaya yang baru datang dari Malaysia pada Sabtu (13/7).

Penangkapan berdasarkan informasi layak dipercaya. Ketika melihat kapal nelayan penangkap cumi tapi tidak dilengkapi bola lampu, membuat curiga petugas sehingga mengamankannya ketika bersandar di warung terapung, Sei Apung.

Saat dilakukan penyergapan, petugas KP II-1023 Polair berhasil mengamankan tersangka SH, sementara tiga tersangka lainnya berinisial D, U dan F kabur dengan melompat ke air dan masuk ke hutan mangrove di bibir pantai Sei Apung, Kabupaten Asahan.

"Dari penggeledahan, dalam sebuah fiber (tempat ikan), petugas menemukan goni berisi sebanyak 9,6 kilogram sabu-sabu dan 9.820 butir pil ekstasi," terang Irfan Rifai.

Menurut Irfan Rifai, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka SH mengakui hanya sebagai anak buah kapal (ABK) diajak oknum 'D' yang merupakan nakhoda sekaligus pemilik kapal untuk menjemput barang haram tersebut ke peraian Sambar, Malaysia.

SH mengaku akan mendapat upah Rp 10 juta dari oknum D (buron). Pekerjaan tersebut baru pertama kali dilakukannya.

"Tersangka SH dijerat pasal 132 jo pasal 144 Undang-Undang Nomor 35/2009, tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara, maksimal seumur hidup atau hukuman mati," pungkas Irfan Rifai.

Selanjutnya, barang bukti narkotika berupa 9,6 kg sabu-sabu dan 9.820 butir ekstasi berikut 5 unit HP milik D, U dan F, diboyong ke Mapolres Tanjung Balai untuk penyidikan. D, U dan F masih dalam pengejaran. (SB)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px