Log in

Rekonstruksi Pembunuhan Darwin Sitorus Diprotes Keluarga Korban


Bara-andalas Rekonstruksi pembunuhan Darwin Sitorus di tangkahan pasir Desa Pematang Panjang, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara yang digelar Polsek Indrapura bekerjasama dengan Satuan Reskrim Polres Batu Bara, Rabu (26/2), diprotes keluarga korban. Pada adegan ke-15 rekonstruksi, korban disebut hanya digorok tersangka tunggal Markus Sudirman Situmorang. Sedangkan tiga tersangka lain hanya menyaksikan.

Padahal, menurut keluarga, di sekujur tubuh dan kepala korban ditemukan luka diduga bekas sayatan benda tajam. "Mengapa dalam adegan tidak ada disebut kalau korban dikeroyok terlebih dahulu dan mendapat luka luka selain digorok lehernya, ada apa ini?. Apakah karena kami orang miskin. Kami minta agar hukum janganlah direkayasa," teriak keluarga, menangis histeris.

Kapolsek Indrapura AKP Mitha Anastasya menjelaskan, rekonstruksi yang digelar dengan 20 adegan adalah pembunuhan berencana. Pada adegan ke-15 korban digorok pelaku dengan menimpa tubuh korban. Pada adegan ke-16, pelaku kembali menggorok leher korban.

Dalam rekonstruksi itu, dihadirkan empat tersangka, yakni Markus Sudirman Situmorang (31), Guston Gultom (43), Pulo Pranata Sihombing, warga Desa Pematang Panjang, Kecamatan Air Putih, Batu Bara, serta Japitar Gultom (22), warga Desa Cinta Damai, Kecamatan Air Putih, Batu Bara.

"Rekonstruksi ini dilakukan untuk melengkapi berkas perkara dan menjelaskan kepada pihak keluarga," kata AKP Mintha didampingi Kanit Reskrim Ipda Jimmy R Sitorus, menambahkan tersangka utama diancam pidana mati atau seumur hidup.

Sebelumnya, peristiwa pembunuhan tersebut terjadi hanya karena seorang tersangka disiram korban dengan tuak saat terjadi pertengkaran di Desa Pematang Panjang berakhir tragis, Minggu (2/2) tengah malam.

Tidak terima perlakuan Darwin Sitorus, Markus Situmorang bersama rekan-rekannya yang turut minum tuak mendatangi korban di tempatnya bekerja Tangkahan Pasir Galian C di Dusun Cinta Maju Desa Pematang Panjang, Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara, Senin (3/2) dinihari.

Di Tangkahan Pasir tepatnya di kantin milik Henny Br Sitohang, Dusun Cinta Maju, Desa Pematang Panjang, Air Putih, Batu Bara, tersangka bersama rekan rekannya mengeroyok dan menggorok leher korban. Akibatnya, korban tewas mengenaskan di tempat kejadian perkara (TKP). Menurut saksi mata, Markus Situmorang datang ke tangkahan pasir bersama 7 rekannya menggunakan 5 sepeda motor. (PR/SUSI)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px