Log in

Program Deradikalisasi Bakal Dievaluasi


Jakarta-andalas Polri akan mengevaluasi program deradikalisasi menyusul terjadi aksi teror di Bandung, Jawa Barat yang dilakukan oleh residivis kasus terorisme. "Proses ini harus lintas kementerian, ada program khusus yang dikaitkan dengan post release programme, dan dalam proses ini mengoptimalkan keterlibatan unsur negara dalam memberikan perhatian pada mereka yang terindikasi atau telah terbukti merupakan orang-orang yang terlibat aksi tindak pidana terorisme," kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (1/3). Menurut dia, evaluasi program deradikalisasi ini penting agar mantan napi kasus terorisme tidak kembali pada perilaku lamanya. Ia mengatakan dalam mengevaluasi program deradikalisasi, pihaknya akan meminta masukan dari masyarakat dan sejumlah mantan narapidana kasus terorisme.

"Masukan dari masyarakat jadi bagian penting yang harus kami cermati agar program menjadi efektif. Jadi, wajar kalau ada evaluasi karena kami mencari format yang efektif. Itu memang harus dipikirkan karena tantangan melawan radikalisme memang variatif," kata Boy. Pada Senin (27/2) pagi, sebuah ledakan yang berasal dari bom panci terjadi di Lapangan Pandawa, Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung. Pelaku diketahui datang menggunakan sepeda motor dan langsung menaruh panci di ujung lapangan SD Kresna Pandawa. Sesaat setelah ledakan itu, pelaku berlari ke dalam kantor Kelurahan Arjuna. Pelaku sempat membakar lantai dua kantor kelurahan, sebelum akhirnya personel Brimob Polda Jabar melumpuhkannya. Pelaku dalam kondisi kritis sempat dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih, namun nyawanya tidak tertolong saat dalam perjalanan. (ANT)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 97%

Wind: 6.44 km/h

  • 17 Nov 2018 30°C 22°C
  • 18 Nov 2018 30°C 23°C

Banner 468 x 60 px