Log in

Prabowo-Sandiaga Hanya Tujuh Jam Jalani Tes Kesehatan


Jakarta-andalas Pasangan bakal calon Presiden dan bakal calon Wakil Presiden RI Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno selesai menjalani pemeriksaan kesehatan selama tujuh jam di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta Pusat, Senin (13/8) malam.

Berbeda dengan tes kesehatan yang harus dijalani pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sehari sebelumnya di rumah sakit yang sama, lama waktunya mencapai 12 jam.

"Saya baru saja selesai tes kesehatan. Saya ingin ucapkan atas nama diri saya dan pasangan saya, penghargaan setinggi-tingginya kepada tim pemeriksa kesehatan antara lain IDI dan RSPAD," kata Prabowo.

Dokter yang memeriksa semua spesialis. Prabowo juga mengucapkan terima kasih kepada semua petugas perawat yang mendukung.

"Saya ucapkan terima kasih, saya merasa pelayanan sangat profesional dan ketat. Tanpa ampun, sangat berani. Tapi mereka melaksanakan tugas sebaik-baiknya nggak boleh pakai joki. Yah sekarang nasib saya dan pak Sandi terserah para dokter ini," katanya lagi.

Dia katakan kalau Sandiaga sudah pasti lolos pemeriksaan kesehatan. Para dokter menanyakan tinggi dan berat badannya. Disarankan harus diturunkan berat badan lima kilogram.

"Saya bangga, karena ini rumah sakit almamater saya, TNI. Kalau capek nggak boleh ngaku nanti dicoret," katanya.

Sandiaga juga mengucapkan terima kasih kepada dokter dan 50 profesor yang melakukan pemeriksaan kepada dirinya dan Prabowo. "Mayjen Terawan ini pelayanannya sangat world class, saya ingin promosikan. Tujuh jam pemeriksaan kesehatan dan dua jam foto-fotonya," kata Sandiaga.

Kemudian keduanya diberi surat selesai melaksanakan pemeriksaan kesehatan baik jasmani maupun rohani. Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Ilham Oetama Marsis memberikan surat selesai melaksanakan pemeriksaan kesehatan kepada Prabowo.

Sedangkan Kepala RSPAD Gatot Soebroto Mayjen TNI dokter Terawan Agus Putranto memberikan surat kepada Sandiaga.    

Prabowo-Sandiaga menjalani pemeriksaan kesehatan pada Senin mulai pukul 07.00 WIB hingga 18.45 WIB. Sebelumnya, Prabowo-Sandiaga sempat bertemu awak media sesaat sebelum melaksanakan pemeriksaan. Keduanya  saat itu tampak telah mengenakan baju linen model kimono rumah sakit.

"Saya itu mantan tentara yang takut dokter, terutama takut suntik. Lebih baik suruh terjun aja," kata Prabowo.

Dia diperintahkan dokter untuk puasa dari jam delapan malam dan mengikuti perintah itu, tidak berani melanggarnya.

"Saya diperintahkan dokter puasa dari jam delapan malam, nggak biasa saya. Biasa makan jam 10 malam, jadi kemarin saya nggak bisa tidur, kelaparan. Saya gak berani langgar perintah dokter," kata Prabowo.

Diceritakannya di dalam dilakukan pemeriksaan darah, USG, periksa gigi, periksa dalam bagian toraks dan tes urine. Mulai diperiksa pukul 07.00 WIB dan selesai diperkirakan pukul 18.00 WIB dan sudah sarapan bubur ayam yang disiapkan pihak rumah sakit.

Sementara itu, Sandiaga mengatakan pemeriksaan yang dilakukan oleh tim dokter secara profesional sekali. "Ini pemeriksaannya profesional sekali. Jadi kita terima kasih kepada semua dokter. Luar biasa, ini kelas dunia fasilitasnya, semoga semuanya berjalan lancar," katanya.

Politikus Gerindra itu juga berterima kasih kepada Kepala RSPAD Gatot Subroto, Mayjen Terawan Agus Prutanto. “Mayjen Terawan ini pelayanannya sangat world class. Saya ingin promosikan. Tujuh jam periksa kesehatan, dua jam foto-fotonya,” tukas Sandi.

Dengan telah selesainya kedua pasangan bakal capres-cawapres  menjalani serangkaian tes kesehatan, KPU tinggal menunggu hasil pemeriksaan yang rencananya akan diserahkan tim dokter pada Selasa (14/8) sore.

Pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin menjalani tes kesehatan pada Minggu (12/8) sampai sekitar pukul 22.00 WIB. Pasangan yang didukung 9 parpol ini menjalani pemeriksaan kesehatan sekitar 12 jam.

Sedangkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno menjalani pemeriksaan pada Senin (13/8). Keduanya hanya memakan waktu sekitar 7 jam atau selesai sekitar pukul 18.45 WIB.

Menurut tim dokter, mekanisme dan standar pemeriksaan kedua pasangan sama. Hanya saja panjang waktu pemeriksaan ini berbeda karena jeda waktu istirahat yang diambil pasangan Jokowi-Ma'ruf lebih lama.

"Kenapa capres dan cawapres kemarin ada sedikit perbedaan waktu? Sebenarnya masalah prinsip bidang medis tidak ada. Tapi ada waktu jeda untuk salat, untuk makan dan tentunya di situ letak perbedaan waktu dan jamnya juga beda," jelas penanggung jawab pemeriksaan kesehatan capres-cawapres, Ilham Oetama Marsis saat menggelar konferensi pers di RSPAD Gatot Soebroto, Senin (13/8).

Ketua Umum IDI ini menambahkan, waktu pemeriksaan Jokowi-Ma'ruf juga dimulai di atas pukul 08.00 WIB. Sedangkan pasangan Prabowo-Sandi mulai lebih awal karena pasangan ini telah sampai di rumah sakit pada pukul 07.25 WIB.

"Bedanya hanya waktu jeda saat waktu salat dan lebih panjang salat dan lain-lain. Yang sekarang (Prabowo-Sandi) mungkin doanya lebih pendek. Kalau yang kemarin (Jokowi-Ma'ruf) mungkin agak panjang," jelasnya.

Ilham menegaskan secara prinsip tak ada perbedaan. Pemeriksaan kedua pasangan calon bisa diselesaikan dengan baik.

"Sangat-sangat penuh toleransi baik bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden hari Minggu dan Senin. Toleransinya sangat besar sekali," ujarnya.

Standar pemeriksaan medis menggunakan standar yang telah ditetapkan dan disahkan KPU RI. KPU telah merevisi petunjuk teknis pemeriksaan kesehatan capres dan cawapres dan itulah yang digunakan pihaknya.

"Kami menggunakan standar terbaik. RSPAD juga menyediakan alat-alat advanced dan kami dapat pergunakan dengan baik," pungkasnya. (ANT/OKZ/MDK)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 6.44 km/h

  • 26 Sep 2018 29°C 22°C
  • 27 Sep 2018 28°C 22°C

Banner 468 x 60 px