Log in

PPK dan Rekanan Didakwa Rugikan Negara Rp579 Juta

Dua terdakwa korupsi LPJU Labuhan Batu jalani sidang perdana di PN Medan, Kamis (10/1). Dua terdakwa korupsi LPJU Labuhan Batu jalani sidang perdana di PN Medan, Kamis (10/1).

Korupsi Pemasangan LPJU Labuhan Batu

Medan-andalas Aparatur Sipil Negara (ASN) Labuhan Batu, Senang ST didakwa melakukan korupsi pengadaan dan pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) bersumber dari APBD Labuhan Batu Tahun Anggaran 2013. Senang didakwa bersama Direktur Mangun Coy, Penman (55), selaku rekanan yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp579.770.336,00.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Labuhan Batu, Hasan Afif Muhammad, Septian Tarigan dan Aron Siahaan, pada 2 Agustus 2013, terdakwa rekanan dan Senang selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) ditunjuk Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Labuhan Batu untuk membangun LPJU di Jalan H Adam Malik, Kecamatan Rantau Utara/Selatan, senilai Rp3.960.000.000.

"Perbuatan terdakwa bersama-sama dengan saksi Penman, secara melawan hukum telah memperkaya diri sendiri atau orang lain pada kegiatan pekerjaan pengadaan dan pemasangan jaringan LPJU," kata Afif di ruang sidang Cakra 9, Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (9/1).

Di hadapan majelis hakim diketuai Aswardi Idris itu, Afif menjelaskan, sekira September 2013, Penman dan saksi Indramono alias Incun menghubungi terdakwa untuk menanyakan tempat pembelian bahan atau item-item kelistrikan pengadaan dan pemasangan jaringan LPJU.

"Setelah dihubungi, terdakwa langsung pergi sendiri mendatangi Toko Sinar Mandiri yang berada di Medan untuk bertemu dengan saksi Hartono selaku pemilik Toko Sinar Mandiri. Lalu, terdakwa mengatakan kepada saksi Hartono akan ada orang yang mau membeli bahan-bahan atau item-item kelistrikan untuk pekerjaan pengadaan dan pemasangan jaringan LPJU," urainya.

Selanjutnya, terdakwa memberikan daftar bahan atau item kelistrikan kepada saksi Hartono. Saat itu, saksi Indarmono atas permintaan Penman melakukan negosiasi harga dengan tujuan untuk mendapatkan potongan sehingga mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

"Total harga yang dibayarkan PT Mangun Coy melalui saksi Indramono untuk keseluruhan bahan atau item-item Kelistrikan LPJU senilai Rp1.545.507.100," sebut JPU.

Sementara, untuk pembayaran proyek LPJU kata, JPU lagi, dilakukan sebanyak tiga tahap, dikirim ke rekening Bank Sumut Cabang Rantauprapat dengan nomor rekening AC.210.01.04.003589-0 atas nama, PT Mangun Coy.

"Bahwa total keseluruhan anggaran yang telah dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Labuhan Batu dalam Pekerjaan Pengadaan dan Pemasangan Jaringan LPJU di Jalan H Adam Malik (Jalan By Pass) Kecamatan Rantau Utara/Rantau Selatan Tahun 2013 adalah sebesar Rp3.486.973.636," ungkapnya.

Dalam kasus ini, JPU menyematkan terdakwa pasal 3 jo pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 1999, sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI No 20 tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Usai membacakan dakwaan, majelis hakim memberikan kesempatan kepada kedua terdakwa untuk mengajukan eksepsi, namun dijawab untuk langsung masuk pada agenda pembuktian.

"Langsung pembuktian saksi saja yang mulia," ujar terdakwa.

Majelis hakim kemudian menunda sidang hingga Jumat (18/1) pekan depan, dengan agenda keterangan saksi.

Usai persidangan, Afif diwawancarai wartawan, mengatakan akan menghadirkan saksi yang memberatkan terdakwa. "Kami sudah siap untuk menghadirkan saksi yang diminta," tegasnya.

Sementara, disinggung keterlibatan tersangka lainnya, Afif mengaku tidak tertutup kemungkinan. "Nanti kita lihat saja di persidangan, bisa saja ada tersangka lain," pungkasnya. (AFS)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px