Log in

Polres Langkat Musnahkan Barang Bukti, 220 Kg Ganja Dibakar

PEMUSNAHAN Barang Bukti : Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan, SIK saat memberikan keteranagan pers kepada para wartawan sebelum melakukan pembakaran dan pemusnahan barang bukti 220 kg ganja. andalas/budi zulkifli PEMUSNAHAN Barang Bukti : Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan, SIK saat memberikan keteranagan pers kepada para wartawan sebelum melakukan pembakaran dan pemusnahan barang bukti 220 kg ganja. andalas/budi zulkifli

Stabat- andalas Kepolisian Resort Langkat  memusnahkan barang bukti narkotika jenis ganja asal NAD seberat 220 kg atau sebanyak 220 bal, Senin (18/2), sekitar pukul 10.00 WIB. Barang haram tersebut disita dari dua pelaku yang membawanya saat melintas di jalan lintas Medan- Banda Aceh.

Pemusnahan barang bukti narkotika jenis ganja dipimpin oleh Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan, didampingi Ketua Pengadilan Negeri Stabat Raden Aji Suryo, Kepala BNNK Langkat AKBP Ahmad Zaini, Kasat Narkoba Polres Langkat AKP Yunus Tarigan dan perwakilan dari Kejaksaan Negeri Stabat.

Di hadapan sejumlah wartawan Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan memaparkan, pemusnahan barang bukti ganja itu dilakukan setelah adanya keputusan tetap dari pihak pengadilan.  Selain itu, demi menghindari hal hal yang tidak diinginkan.

“ Barang bukti kita amankan dari Ms alias Saleh (58) bersama menantunya GT alias Thoni (29) keduanya warga blok lebak Desa Lurah Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat, ganja diambil dari daerah lhok sumawe tujuan ke Jakarta, diamankan di jalan lintas umum Medan-Aceh, Sabtu (26/1) yang lalu,” terang Kapolres.

Kedua pelaku keseharianya sebagai sopir, MS merupakan sopir lintas membawa dump truk sedangkan GT sebagai sopir angkot metro mini. Berdasarkan pengakuan MS dia pernah beberapa kali membawa armada truk ke daerah Aceh, dan sedikit banyaknya dia telah mengenal dan memahami lokasi di sana.

Kebetulan ada kenalan mereka di daerah Aceh inisial AG menawarkan membawa ganja tersebut dengan tujuan Jakarta. Upahnya Rp. 15 juta, tapi diterima setelah barang itu sampai di Jakarta. Karena desakan ekonomi keduanya pun menyanggupi hal tersebut.

Namun naas belum jauh meninggalkan Aceh, keduanya diamankan petugas Satresnarkoba dan satlantas Polres Langkat yang sedang melakukan razia di Jalan Lintas Medan – Banda Aceh, persisnya di depan pos Polisi Polsek Besitang. Pelaku pun hanya bisa pasrah atas kejadian yang mereka alami, Keduanya didakwa melanggar Pasal 115 (2) subs 111 (2) UU RI NO 35 Tahun 2009, dengan ancaman hukuman mati atau minimal hukuman 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara dengan denda Rp 8 miliar. (BD)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px