Log in

Petugas Rutan Sidikalang Gagalkan Penyeludupan Narkoba

Para napi Rutan Sidikalang diamankan terkait penyelundupan narkoba. Para napi Rutan Sidikalang diamankan terkait penyelundupan narkoba.

Sidikalang-andalas Petugas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Sidikalang berhasil menggagalkan upaya penyeludupan diduga paket narkoba jenis  sabu  yang dikirim seseorang kepada narapidana (napi) penjara tersebut, Senin (15/5). Barang haram itu terselip diantara berbagai jenis makanan dan keperluan sehari-hari  yang dikemas dalam kardus. Paket diantar minibus sekitar pukul 18.00 WIB ditujukan kepada Dedi. Sementara dalam label tercatat nama Ain sebagai orang yang mengirimkan. Nama-nama tersebut diduga sengaja disamarkan.

Kepala Rutan Sidikalang, Bactiar Sitepu menguraikan, pengiriman narkoba berhasil digagalkan berkat ketelitian dan pemeriksaan ketat yang dilakukan kepala keamanan Rutan, Herianto Tumangger. Menurutnya, pemeriksaan selalu dilakukan petugas rutan terhadap setiap barang bawaan pengunjung maupun titipan yang diperuntukkan kepada warga binaan. Diuraikan, sore itu, saat paket kiriman datang, seorang napi berinisial  RA sudah menunggu dan kemudian datang mendekati petugas untuk mempertanyakan, apakah ada kiriman paket untuk Dedi.

RA mengaku  bertanggungjawab atas paket tersebut karena disuruh Dedi yang sedang sakit untuk mengambilnya. Herianto Tumangger membenarkan adanya kiriman untuk nama tersebut. Namun sebelum diserahkan,  Herianto melakukan pemeriksaan terhadap isi orderan sebagaimana biasanya. Pada pemeriksaan, Tumangger curiga karena di antara barang kiriman terdapat kemasan deodorant yang tidak  tertutup sempurna dan dengan mudah dapat dibuka.

“Setelah dicermati ternyata botol deodoran tersebut berisi serbuk diduga narkoba jenis sabu terbungkus dalam 2 pastik transparan,” terangnya. Setelah adanya penemuan itu, sambungnya, RA yang sebelumnya mengaku bertanggungjawab atas kiriman dimaksud kemudian mengelak dan menyatakan hanya disuruh mengambil kiriman oleh rekannya. Temuan tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polres Dairi. Kapolres Dairi, AKBP Dedi Tabrani bersama Kasat Resnarkoba AKP Abdul Rahman dan sejumlah personil  segera tiba ke Rutan dan melakukan interogasi.

RA mengaku disuruh mengambil kiriman oleh EPW rekannya satu kamar di dalam rutan. Kemudian saat dikonfrontir, EPW menyebut disuruh oleh APT. sedangkan APT menyebut nama AS. Untuk pendalaman kasus, empat warga binaan tersebut kemudian digelandang ke Mapolres Dairi berikut paket kiriman sebagai barang bukti. Sebelum dibawa petugas ke Mapolres Dairi, keempat orang tersebut ketika dikonfirmasi wartawan, membantah sebagai pemilik dan mengaku tidak mengenal nama Ain sebagai pengirim yang tertera dalam label kiriman. Kepala Rutan menyebut, keempat orang dimaksud merupakan penghuni kamar  yang sama, yakni kamar 5 Blok Singamangaraja. Mereka merupakan warga binaan yang dipindah dari lapas lain di Sumatera Utara. (GOL).

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

24°C

Medan, Sumatera Utara

Scattered Thunderstorms

Humidity: 98%

Wind: 6.44 km/h

  • 21 Nov 2017 28°C 22°C
  • 22 Nov 2017 29°C 22°C

Banner 468 x 60 px