Log in

Personel BKO Brimob Pilkada Aceh Dipulangkan

Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak melepas pita tanda peserta pengamanan Pilkada Aceh di Lapangan Brimob Tanjung Morawa, Senin (20/3). Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak melepas pita tanda peserta pengamanan Pilkada Aceh di Lapangan Brimob Tanjung Morawa, Senin (20/3).

454 Anggota Polda Sumut Masih Bertahan

Medan-andalas Pengamanan proses Pilkada Aceh dalam Operasi Mantab Praja Rencong 2016 yang turut melibatkan personel Bawah Kendali Operasi (BKO) Brimob dari sejumlah provinsi diantaranya Polda Sumut, Polda Sumsel, Polda Kepri, Polda Sumbar dan Polda Bengkulu telah berakhir. Pelepasan personel itu langsung dilakukan Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak didampingi Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel di Lapangan Brimob Tanjung Morawa, Senin (20/3) pagi. Kapolda Aceh dalam amanatnya menyebutkan, sedikitnya 700 personel BKO Brimob dari Polda Sumsel, Kepri, Sumbar dan Bengkulu telah selasai melaksanakan tugas pengamanan Pilkada Aceh yang berlangsung cukup kondusif.

Sedangkan 454 personel Brimob Polda Sumut yang juga di BKO dalam Pilkada Aceh hingga saat ini masih diperbantukan dalam proses penghitungan suara hingga pelantikan Gubernur, Bupati dan Wali Kota terpilih masing-masing di Kabupaten Pidie sebanyak 100 personel, Bireun 100 personel, Aceh Utara 100 personel dan Aceh Timur 154 personel. Kata Rio S Djambak, kehadiran personel BKO Brimob sangat dibutuhkan dan terbukti maksimal membantu upaya pengamanan yang dilakukan Polda Aceh dalam Pilkada serentak untuk memilih Gubernur serta 16 Bupati dan 4 Walikota dengan jumlah pasangan calon mencapai 186 orang yang diusung Partai Lokal dan Nasional serta calon melalui jalur independen.

"Personel BKO Brimob jelas sangat membantu tugas pengamanan yang dilakukan Polda Aceh dalam Pilkada di Provinsi Aceh. Terlebih pesta demokrasi yang dilangsungkan di sana merupakan salah satu pilkada yang mendapat perhatian lebih dari Pemerintah Pusat karena dinilai memeliki potensi kerawanan yang tinggi disamping Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Papua Barat," ungkap Irjen Rio. Dibanding dengan pelaksanaan Pilkada Aceh pada tahun 2012 lalu, penyelenggaraan Pilkada Aceh 2017 dilaksanakan secara parsial dengan tahapan yang berbeda pada masing-masing daerah. Dalam tahapannya proses Pilkada berjalan serentak sehingga sangat berpengaruh terhadap tingkat kerawanan baik pelanggaran maupun tindak pidana Pilkada.

"Jadi personel BKO sebanyak 1.900 personel secara keseluruhan yang telah melaksanakan tugas dengan maksimal itu untuk mengoptimalkan antisipai berbagai kerawanan. Secara umum penyelenggaraan pilkada 2017 berjalan aman, tertib dan damai, namun memang situasi kamtibmas pasca pilkada sedikit terusik dengan terjadinya kasus pidana di Kabupaten Aceh Timur dan teror terhadap salah satu calon Bupati. Dan memang kejadian tersebut bernuansa politik, saat ini Polda Aceh sedang bekerja keras untuk mengungkap kejadian tersebut hingga tuntas demi terpeliharanya situasi kamtibmas yang kondusif," jelasnya. Lebih lanjut ditambahkan Irjen Rio, dalam pelaksanaan tugasnya para personel BKO Brimob patut mendapat apresiasi karena telah menunjukkan profesionalismenya untuk bersikap netral dalam Pilkada Aceh 2017. Terlebih para personel BKO mampu menyesuaikan diri dengan adat istiadat setempat dan tetap menjunjung tinggi kearifan local dengan sikap simpatik tanpa arogansi sehingga mendapat sambutan baik hangat dari semua kalangan masyarakat di Aceh.

"Kesuksesan penyelenggaraan Pilkada tahun 2017 merupakan kesuksesan kita bersama, hal ini tidak lepas dari kerja keras dan komitmen kita bersama untuk mewujudkan Pilkada damai di Provinsi Aceh. Personel BKO Brimob yang telah membantu proses pengamanan Pilkada Aceh patut diapresiai karena telah membuktikan profesionalismenya untuk netral dalam proses tugasnya, terlebih para personel BKO juga mampu menjunjung tinggi kearifan lokal dan adat istiadat disana," pungkasnya. Sementara Kapolda Sumut, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengungkapkan, 454 personel Brimobdasu yang masih di BKO kan di Polda Aceh dalam proses penghitungan suara hingga pelantikan Gubernur, Bupati dan Walikota terpilih masih sangat dibutuhkan dalam upaya pengamanan yang dilakukan Polri. Terlebih Sumut merupakan privonsi terdekat dari Aceh sehingga personel BKO masih diperbantukan hingga seluruh proses Pilkada tuntas. "Dalam upaya pengamanan proses Pilkada Aceh, Brimob Polda Sumut yang wilayahnya terdekat dengan Aceh tentu masih dibutuhkan hingga semua proses kelangsungan Pilkada di sana tuntas," imbuh Rycko. (DA)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

25°C

Medan, Sumatera Utara

Thunderstorms

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 27 Jun 2017 28°C 23°C
  • 28 Jun 2017 30°C 23°C

Banner 468 x 60 px