Log in

Perkara Dugaan Laporan Palsu, Terdakwa Lesu Dituntut 1,2 Tahun

Terdakwa mendengarkan tuntutan JPU di ruang sidang Garuda PN Stabat, Selasa (14/5). Terdakwa mendengarkan tuntutan JPU di ruang sidang Garuda PN Stabat, Selasa (14/5).

Stabat-andalas Sidang lanjutan perkara dugaan laporan palsu dengan terdakwa M Sofyan alias Sopian (48), warga Desa Sidorejo Kecamatan Sirapit Kabupaten Langkat kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Stabat, Selasa (14/5).

Sidang agenda tuntutan itu dipimpin ketua majelis hakim R Aji Suryo dibantu dua anggota Safwanuddin Siregar, Sapri Tarigan dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) M Alfiandi Hakim SH.

Terdakwa melakukan pengaduan/laporan palsu ke pihak kepolisian pada 16 April 2018 lalu. Saksi korban, Edi Surahman Sinuraya dilaporkan telah melakukan ancaman bunuh terhadapnya dan pengerusakan pohon sawit masyarakat.

Tapi ternyata, ketika penyidik Polres Langkat mengecek ke lapangan, pengaduan terdakwa tidak memenuhi unsur seperti yang dituduhkan. Karena itu, saksi korban Edi Surahman Sinuraya yang merasa nama baiknya dicemarkan, balik melaporkan terdakwa.

Amatan wartawan, ruang sidang Garuda dipenuhi pengunjung dari pihak terdakwa yang terlihat lesu. Sementara pihak saksi korban Edi Surahman Sinuraya tidak terlihat. Dalam sidang itu terdakwa M Sofyan didampingi tim pengacaranya, mengaku sehat ketika ditanya hakim.  

JPU M Alfiandi Hakim dalam tuntutannya, menyatakan terdakwa Sofyan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana, dengan sengaja mengajukan pengaduan atau pemberitahuan palsu kepada polisi, tentang seseorang sehingga kehormatan dan nama baiknya saksi korban Edi Surahman Sinuraya tercemar.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dalam pidana pasal 317 ayat (1) KUHPidana. JPU menuntut terdakwa M Sofyan dengan pidana penjara selama 1 tahun 2 bulan dan membayar biaya perkara Rp 2000.

Tuntutan tersebut berdasarkan fakta-fakta persidangan atas keterangan beberapa saksi maupun keterangan terdakwa. Fakta persidangan, unsur-unsur pidana pasal 317 ayat (1) KUHPidana terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah menurut hukum.

Pertimbangan yang memberatkan terdakwa, perbuatannya mengakibatkan saksi korban Edi Surahman Sinuraya mengalami kerugian sebesar Rp.559.000.000, yang digunakan untuk upah lansir sertu dan pembiayaan dua unit alat berat serta ganti rugi pembebasan tanah pembuatan jalan. Sedangkan pertimbangan meringankan, terdakwa belum pernah dihukum. (DN)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px