Log in

Penyelundup Ganja Antar Provinsi Diringkus

WAKAPOLRES Gayo Lues Kompol Andiyano didampingi Kasat Narkoba Iptu Syamsuir, Kabag Oops Masri dan Kasubag Humas Aiptu A.Dali Munthe saat menyampaikan keterangan pada pers, Senin (18/2) andalas/nuar WAKAPOLRES Gayo Lues Kompol Andiyano didampingi Kasat Narkoba Iptu Syamsuir, Kabag Oops Masri dan Kasubag Humas Aiptu A.Dali Munthe saat menyampaikan keterangan pada pers, Senin (18/2) andalas/nuar

50 Kg Ganja Akan di Bawa ke Amplas

Gayo Lues-Andalas Aparat Kepolisian Polres Kabupaten Gayo Lues berhasil membekuk penyelundup ganja antar Provinsi sekaligus mengamankan  50 Kg (50 bal) ganja kering siap pakai yang dibalut kedalam dua karung besar yang diangkut mobil Avanza warna hitam di Kecamatan Putri Betung persisnya di depan rumah pelaku.

Wakapolres Gayo Lues Kompol Andiyano didampinggi Kasat Narkoba Iptu Syamsuir, Kabag Oops Masri dan Kasubag Humas Aiptu A.Dali Munthe Senin (18/2) mengatakan, pelaku yang berhasil diringkus itu bernama Kasimin alias Edol (45) warga desa Gumpang Pekan, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues.

"Pelaku ini kita amankan pada hari Minggu tanggal 17 Pebruari 2019 pukul 11:30 Wib, tepatnya di depan rumah pelaku yang sedang memarkirkan mobil Avanzanya," katanya saat kepada wartawan saat menyampaikan press relis di Aula Mapolres Gayo Lues.

Dilanjutkan Kasat Narkoba, tersangka yang diamankan itu merupakan target pihak Kepolisian lantaran sudah bocor sebagai kurir narkotika jenis ganja, dan baru kali ini Polisi mendapatkan barang bukti dari tangan pelaku.

"Kami mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku ini akan membawa ganja bersama mobil Toyota Avanza BG 1893 JB dengan jumlah banyak, setelah mendapat informasi itu langsung kami lacak dan mengikuti TSK dari arah desa Agusen, Kecamatan Blangkejeren," katanya.

Saat mengikuti TSK, Polisi mengendap-endap dan berada dibelakang pelaku sejauh Belasan Kilo Meter, dan setibanya di desa Gumpang Pekan, pelaku memarkirkan mobilnya tepat didepan rumahnya untuk berhenti sejenak bersama satu orang temanya yang kini masuk kedalam Daptar Pencarian Orang (DPO).

"Saat kita sergap tidak ada perlawanan, tapi satu teman pelaku yang berinisial AT berhasil melarikan diri dari rumah pelaku saat penyergapan berlangsung," jelasnya.

Dari hasil penyelidikan Polisi, tersangka yang berhasil dibekuk itu hanyalah sebagai kurir, yang rencananya akan membawa Ganja ke Medan Sumatra Utara tepatnya ke jalan Amplas. Kemudian dari Amplas akan dijemput seseorang dan akan memberikan upah kepada tersangka.

Sementara Kasimin alias Edol (45) yang ditanyai mengaku sudah pernah menyelundupkan ganja kering ke Medan sebanyak 35 Kg dua bulan yang lalu, dan barang itu juga sama pemiliknya dengan yang sekarang yaitu Candra. Setiap satu Kg ganja yang berhasil dibawa ke Medan akan diberikan upah Rp 200 ribu oleh pemilik yang DPO.

"Kalau berhasil tembus ke Medan upahnya Rp 10 Juta, karena hanya Rp 200 ribu saja upah angkutnya ke Medan, dan sesampainya di Medan akan dijemput orang lain, kalau peran saya hanya mengantar sampai Medan aja," katanya.

Jika barang itu tembus ke Medan, Kasimin mengaku akan menggunakan upah angkut ganja itu untuk tambahan kebutuhan dapur dan membiayai anaknya yang sedang menuntut ilmu di salah satu Pesantren, namun lantaran tertangkap, pelaku terancam hukuman Penjara 20 tahun atau seumur hidup. (Nuar)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px