Log in

Pemko Tanjung Balai Bentuk Tim Advokasi

Wali kota Tanjung Balai HM Syahrial menerima pengunjuk rasa peduli nelayan, Selasa (11/9). Wali kota Tanjung Balai HM Syahrial menerima pengunjuk rasa peduli nelayan, Selasa (11/9).

Tuntaskan Kematian Nelayan Korban Penembakan

Tanjung Balai-andalas Terkait tewasnya seorang nelayan Kota Tanjung Balai Suwarsono alias Manggor (40), dan dua lainnya kritis saat mencari kerang di perairan Dumai, Kepulauan Riau, diduga ditembak oknum Pol Air Polres Rokan Hilir pada Minggu (9/9), sejumlah elemen masyarakat berunjuk rasa di halaman Gedung DPRD Kota Tanjung Balai, Selasa (11/9) siang.

Aksi demo dengan membakar ban itu diawali di bundaran PLN Jalan Jenderal Sudirman, dilanjutkan di halaman Gedung DPRD Kota Tanjung Balai, berlanjut ke depan Mapolres Tanjung Balai hingga di depan Rumah Dinas Wali Kota Tanjung Balai.

Massa meminta anggota DPRD Tanjung Balai hadir menyahuti aspirasi mereka untuk ikut berperan aktif menyelesaikan kasus ditembaknya nelayan kerang asal Tanjung Balai dan mendesak para wakil rakyat ikut bertanggungjawab atas aksi keji yang menimpa nelayan kerang Kota Tanjung Balai.

Ketika di depan Rumah Dinas Wali Kota Tanjung Balai, Wali Kota HM Syahrial menerima pengunjuk rasa, menyatakan turut prihatin dan berduka cita atas musibah yang menimpa nelayan kerang yang tewas dan terluka.

Syahrial berjanji akan berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah Sumatera (Poldasu) Utara, akan membentuk tim advokasi untuk menuntaskan kasus tersebut.

"Pemko Tanjung Balai akan memberi perhatian dan bantuan kepada keluarga korban. Ini merupakan komitmen Pemko Tanjung Balai untuk terus berusaha hadir di tengah-tengah masyarakat dalam menyelesaikan setiap persoalan warga Tanjung Balai," kata Syahrial. (SB)

23°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 100%

Wind: 6.44 km/h

  • 15 Nov 2018 26°C 22°C
  • 16 Nov 2018 28°C 22°C

Banner 468 x 60 px