Log in

Pasutri Pencuri Spesialis di Mesjid Ditangkap, Satu Ditembak

Pasutri pencuri spesialis dalam masjid diamankan petugas, seorang ditembak. Pasutri pencuri spesialis dalam masjid diamankan petugas, seorang ditembak.

Medan-andalas Tim Pegasus Polsek Medan Barat meringkus pasang suami istri (pasutri) yang menjadi pelaku pencurian di dalam mesjid. Dalam penyidikan, pasangan suami istri berinisial AB (29) dan DL (28), warga Jalan Besar Pancurbatu Gang Kongsi kecamatan Pancur Batu sudah melakukan aksi kejahatannya di sejumlah masjid di kota Medan. "Mereka mengambil barang saat korban sedang shalat," terang Kapolsek Medan Barat Kompol Choky Meliala, Rabu (5/12). Choky menjelaskan, terungkapnya aksi kejahatan pasutri tersebut berawal saat tim Pegasus Polsek Medan Barat melakukan patroli di kawasan Merak Jingga Kelurahan Kesawan, Medan Barat pada Senin, 3 Desember 2018 kemarin. Saat itu, petugas melihat korban Fithri Ananda (21) tengah menangis di teras Masjid Akmal.

Petugas kemudian bertanya kepada korban dan mengaku kehilangan tas yang berisikan uang dan handphone saat tengah menunaikan ibadah shalat Ashar di mesjid tersebut. "Saat korban shalat, tas itu diletakan di dinding dalam mesjid. Kemudian, korban melaksanakan sholat. Namun, ketika korban selesai shalat, tidak melihat tasnya di tempat semula," sebut Kapolsek. Mendengar cerita korban, polisi langsung meminta pengurus masjid untuk melihat rekaman CCTV yang terpasang di masjid. Dalam rekaman CCTV itu, terlihat dua tersangka melakukan pencurian.

"Tim kita langsung melakukan penyelidikan dan keesokan harinya melihat kedua pelaku berada dalam Swalayan Carrefour kawasan Padang Bulan Medan. Polisi langsung mengamankan pasutri itu," katanya. "Setelah diinterogasi kedua pelaku mengaku telah mengambil barang-barang milik korban dan sudah menjual hp milik korban," ungkap Choky. Bahkan, sambungnya, keduanya mengaku sudah melakukan pencurian sebanyak 8 di sejumlah masjid dan lokasi lainnya dengan modus yang sama. "Kalau berdasarkan pengakuan dan kita cocokan dengan laporan polisi, 8 lokasi itu antara lain, tiga kali di masjid Carrefour, di masjid Pringgan, masjid di Jalan HM Yamin, masjid Kampus USU, masjid Jalan Merak Jingga, dan juga di halte bis Jalan Iskandar Muda," katanya.

Usai menginterogasi tersangka, polisi kemudian membawa tersangka AB untuk mencari barang bukti hasil kejahatan mereka. Namun saat pengembangan tersebut, tersangka AB berusaha melarikan diri. "Sudah diberi tembakan peringatan, tersangka tidak juga menyerah, akhirnya kita lumpuhkan," ujarnya. Sedangkan barang bukti yang berhasil disita dari pelaku antara lain, satu unit hp merek Oppo F3, uang tunai sebesar Rp 700.000, 4 lembar KTP, ATM, baju putih mahasiswi Kedokteran USU atas nama Alwina Fadilah dan tas berisi buku sekolah. (ACO)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px