Log in

Nezar Djoeli : Ketua KPID Sumut Terancam Pidana


Tahan Izin Radio Lite FM

Medan-andalas Ketua Komisi A DPRD Sumatera Utara HM Nezar Djoeli ST (foto) mengaku kecewa terhadap kinerja sejumlah komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumut pimpinan Parulian Tampubolon, yang disebut-sebut menahan izin Radio Lite FM. Padahal, izin radio Lite FM radio tersebut sudah keluar pada Oktober 2017 dan diterima pihak KPID Sumut. Nezar menegaskan hal itu kepada wartawan di gedung dewan Jalan Imam Bonjol Medan, kemarin, menanggapi adanya seorang warga disebut-sebut pemilik radio Lite FM, Pieter Manoppo yang mengaku sudah berulangkali meminta izin radionya ke KPID yang sudah dikeluarkan pihak Kementerian Kominfo. Namun, hingga kini pihak KPID Sumut belum juga menyerahkan izin tersebut dalam bentuk salinan asli dari Kementerian Kominfo.

"Untuk itu, Komisi A DPRD Sumut segera memanggil KPID Sumut untuk mengklarifikasinya terkait pengaduan dari Radio Lite FM. Sebab, menurut pengakuan bung Pieter, surat (perizinan) yang mereka terima dari KPID Sumut asli tapi palsu. Artinya, bukan surat yang sebenarnya dikeluarkan dari Kementerian Kominfo, tapi merupakan copian atau salinan, bahkan dibuat mereka lagi," kata politisi Partai NasDem ini. Sehingga, lanjut wakil rakyat asal pemilihan Kota Medan ini, pihak radio Lite FM merasa dirugikan atas tindakan dilakukan KPID Sumut. Sebab, mereka tidak bisa mengikuti proses tender proyek yang ada di pemerintahan akibat perizinan yang diserahkan KPID tidak sesuai dengan bentuk asli perizinan dari Kementerian Kominfo.

"Sementara yang dikeluarkan dari kementerian dalam bentuk asli. Bahkan, ada juga jadwal penyerahannya kepada Ketua KPID Sumut. Tapi, anehnya ketua malah menahan-nahannya sehingga baru bulan sembilan kemarinlah diserahkannya kepada pak Pieter," sebutnya. Untuk itu, pihak KPID Sumut disebut-sebut terancam pidana disebabkan pihak Lite FM melalui Biro Bantuan Hukum sudah tiga kali melayangkan somasi ke lembaga penyiaran tersebut. "Saya tidak bisa menahan somasi tersebut,namun sebagai wakil rakyat kita prihatin. KPID seharusnya menjadi lembaga protektif terhadap media malah menjadi pihak yang mempersulit proses media. Untuk itulah lah, kita selaku wakil rakyat akan menjembatani persoalan ini dengan memanggil kedua pihak," katanya.

Sebab dijelaskan Nezar, dari pengakuan pihak radio Lite FM, Pieter Manoppo menerangkan bahwa izin radio yang diterima mereka pada Oktober 2017 lalu yang penyerahannya di Kantor KPID Sumut di Medan, masih dalam bentuk copy-an berkas bukan yang asli. "Pada waktu penyerahan izin tersebut, saya hadir dan sampai saat ini Radio Lite FM belum mengantongi salinan," akunya. Sementara, Ketua KPID Sumut, Parulian Tampubolon saat dikonfirmasi masih melalui pesan WhatsApp telepon selularnya terkesan enggan menjawabnya. "Ke kantor ajalah kau yah kota ketemu. Gak enak melalui telepon," pungkasnya menutup telepon selularnya. (UJ)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px