Log in

Merusak Kanopi, Simarmata Minta Tanaman Bambu Saragih Ditebang

Simarmata menunjukkan daun bambu yang menjorok ke area teras rumahnya dan merusak seng, Senin (16/9). Simarmata menunjukkan daun bambu yang menjorok ke area teras rumahnya dan merusak seng, Senin (16/9).

Medan-andalas  Slamet Simarmata (52), warga Gang Inpres Dusun V, Desa Patumbak Kampung, Kabupaten Deliserdang, berang. Sebab, tanaman bambu milik tetangganya, Hasan Saragih (80) telah merusak kanopi garasi miliknya.

Bahkan, batang bambu rimbun itu merunduk ke halaman rumahnya. Selain merusak seng kanopi, daun-daun bambu kering milik Hasan Saragih berhamburan ke halaman rumah Simarmata. Setiap minggu dia harus mengecek rabung air, agar saluran itu tetap lancar dan tak membanjiri halaman rumahnya.

Ditemui di kediamannya, Senin (16/9) pagi, Simarmata menyebut, permasalahan ini sudah pernah dikomunikasikannya kepada pemilik tanaman. Tapi, bukannya mengalah untuk memotong sebagian dahan yang mengenai dan masuk ke halaman rumah tetangganya, Saragih malah meminta batas tanah diukur ulang.

"Sudah satu bulan ini kita layangkan komplain. Tapi, dia (Hasan Saragih) tidak pernah mau untuk menebang sebagian tanaman bambu yang merunduk ke halaman rumah saya. Eh, malah ditantangnya ukur tanah, padahal tanah yang saya jadikan halaman ini saya beli dari dia," kesal Simarmata.

Kata Simarmata, masalah itu sudah disampaikan ke kepala lingkungan (kepling) dan kepala desa (kades) setempat, namun tidak ada penyelesaian. Seperti takut atau tidak peduli dengan permasalahan warganya, Kades Patumbak Kampung Ahmad Arifin tak memberi solusi jalan keluar.

"Kan lucu seorang kades tidak bisa menengahi permasalahan warganya. Bukannya diselesaikan dengan cara kekeluargaan, malah dia ikut menyuruh saya untuk mengukur batas tanah. Nggak bisa kerja atau bagaimana kades ini," kecam Simarmata.

Dalam pertemuannya dengan kades, Simarmata mengaku sempat emosi dan memukul meja. Dia marah, karena kades tidak bisa menyelesaikan masalah sepele tersebut.  

Simarmata berharap Hasan Saragih mau mengalah dan menebang sebagian batang bambu yang masuk ke areal pekarangan rumahnya. Tidak tertutup kemungkinan juga, Simarmata layak meminta ganti rugi kepada Hasan Saragih atas kerusakan seng kanopi miliknya.

Sementara itu, Hasan Saragih yang diketahui merupakan pensiunan PNS belum berhasil ditemui. Rumah dan pagarnya tertutup saat wartawan hendak meminta konfirmasi kepadanya.

Atas kejadian itu, Simarmata kecewa dengan Kades Patumbak Kampung. Selain tidak becus dalam menjalankan tugas, Simarmata berasumsi Ahmad Arifin tak pernah transfaran soal penggunaan dana desa.

Kades Patumbak Kampung, Ahmad Arifin belum berhasil dikonfirmasi terkait lambannya mediasi untuk menyelesaikan permasalahan dua warganya itu. Konfirmasi via telepon ke nomor handphone 085224955xxx tak masuk. (DA)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px