Log in

Kurir 1 Kg Sabu Disidangkan


Medan-andalas Dua kurir narkotika jenis sabu-sabu 1 kg, Ahmadi Bin Abdulrahman (33) bersama Adi Saputra berhasil yang diimingi Rp 580 juga ditangkap polisi melalui under cover buy.  Fakta itu terungkap dalam persidangan perdana di ruang Cakra VII Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (19/6).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Indra Zamachysyari menyebutkan, awal kasus terjadi setelah personel Ditresnarkoba Polda Sumut mengetahui adanya informasi jual beli sabu.

"Personel Rahmat Tumanggor dan Parulian Sitanggang mendapat informasi yang mengatakan ada transaksi jual beli sabu di daerah Tanjung Pura, Langkat," jelas jaksa.

Kemudian, para personel kepolisian melakukan penyamaran sebagai pembeli sabu. Petugas menghubungi seorang pria bernama Ahmadi Bin Abdulrahman.

"Personel memesan narkotika sabu-sabu sebanyak 1.000 gram (1 kg) kepada terdakwa dengan harga sebesar Rp 580 juta untuk melakukan transaksi di Jalan Lintas Tanjung Pura tepatnya di parkiran Masjid Aziz," bebernya.

Selanjutnya, terdakwa Ahmadi menghubungi IS (DPO) dan mengatakan, ada yang memesan narkotika sabu sebanyak 1 kg. IS kemudian menghubungi M Nadir (DPO) dan mengatakan ada yang memesan sabu.

"Kesepakatan harga antara IS dengan M Nadir sebesar Rp 450 juta. M Nadir mengatakan, narkotika jenis sabu yang dipesan sebanyak 1.000 gram ada," sebut JPU.

IS selanjutnya menghampiri terdakwa Ahmadi dan memberikan uang sebanyak Rp 60 juta untuk ditransferkan kepada M Nadir sebagai uang muka.

Setelahnya, terdakwa menghubungi terdakwa Adi Saputra dengan mengatakan ambil uang kepada terdakwa sebanyak Rp 60 juta dan transferkan.

"Terdakwa dihubungi IS dengan mengatakan, sabu yang dipesan sudah dapat diambil kepada. Kedua terdakwa akan mendapatkan keuntungan atau komisi sebanyak 10 juta dibagi berdua," terang jaksa.

Ahmadi menghubungi Adi dan memerintahkan untuk mengambil sabu ke rumah Nadir di daerah Panton Labu Aceh Timur. Nadir memberikan 1 bungkus plastik teh cina.

"Terdakwa kembali dihubungi personel Rahmat dan bersepakat untuk melakukan transaksi dengan sistem pembayaran 180 juta tunai dan sisanya sebanyak Rp 400 juta ditransfer setelah transaksi," beber jaksa.

Kedua terdakwa berangkat menuju lokasi dan sesampainya di tempat tersebut pembeli datang menghampiri terdakwa. Terdakwa Adi kemudian masuk ke mobil pembeli untuk mengecek uang.

Sedangkan Ahmadi menjauh dari lokasi dan setelah Adi selesai mengecek uang, langsung menghubungi.

"Tidak lama kemudian keduanya kembali menghampiri pembeli dan saat terdakwa hendak menyerahkan 1 bungkus plastik teh Cina berisikan sabu, keduanya langsung ditangkap dan menyita barang bukti berupa 1 buah tas sandang coklat berisikan 1 kg sabu," urai jaksa.

Perbuatan kedua terdakwa melanggar pidana pasal 114 (2) Jo Pasal 132 (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (AFS)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px