Log in

Koalisi Jokowi-Ma'ruf Tawarkan Lima Program


Jakarta-andalas Koalisi partai politik pengusung bakal calon presiden-calon wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin menawarkan lima program yang akan dijalankan lima tahun kedepan, pembangunan infrastruktur tidak masuk.

"Untuk infrastruktur sudah hampir selesai, itu tanggung jawab untuk menjembatani satu wilayah dengan daerah lain," kata juru bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Irma Suryani Chaniago dalam diskusi bertajuk "Mengintip Visi-Misi Capres-Cawapres", di Jakarta, Jumat (14/9).

Dia menjelaskan kelima program tersebut adalah pertama, pembangunan manusia melalui pengurangan kemiskinan dan pemenuhan kebutuhan dasar.

Kedua, pengurangan kesenjangan antarwilyah melalui penguatan konektivitas dan kemaritiman. Ketiga, peningkatan nilai tambah ekonomi dan prnciptaan lapangan pekerjaan melalui pertanian industri pariwisata dan jasa produktif lainnya.

Keempat, Pemantapan energi, pangan dan sumber daya air; dan kelima, ketahanan nasional dan suksesnya pemilu.

Menurut dia, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi fokus koalisi Jokowi-Ma'ruf, selama ini melalui kebijakan pendidikan dasar ditambah kemampuan masyarakat dengan memberikan keterampilan dalam Balai Latihan Kerja (BLK).

Irma menjelaskan koalisi Jokowi-Ma'ruf tidak menjual mimpi dan ilusi, namun memberikan bukti-bukti nyata, misalnya, membangun sumber-sumber air di berbagai tempat seperti di Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Kami tidak janji, namun kerja meskipun belum paripurna karena masih ada kurang. Visi misi kami membumi, tidak menjual mimpi dan ilusi," ujarnya.

Anggota Komisi IX DPR RI itu mengatakan empat tahun pemerintahan Jokowi memang belum semua hal tercapai karena ada keterbatasan anggaran dalam APBN.

Menurut dia, Nawacita dibuat untuk dua periode, misalnya, pembangunan infrastruktur belum bisa dirasakan langsung hari ini karena baru terasa 10 tahun kedepan, misalnya, pertumbuhan ekonomi berkembang karena ekspedisi lebih cepat.

"Nawacita memang dibuat untuk dua periode, infrastruktur belum dirasakan hari ini karena 10 tahun kedepan pertumbuhan ekonomi bergeliat karena ekpedisi sampai lebih cepat sehingga banyak pertambahan nilai dari pembangunan jalan tol," paparnya.

Pengamat politik Emrus Sihombing dalam diskusi tersebut mengatakan visi yang disampaikan para kandidat harus diturunkan dalam bentuk program-program konkret untuk mengatasi persoalan bangsa, tidak hanya ekonomi.

Dia menilai tidak cukup hanya fokus menyelesaian persoalan ekonomi, namun harus holistik.

"Pasangan calon harus turunkan visi kedalam program mengenai aspek kehidupan yang dihadapi masyarakat," ujarnya.

Terbentuk di 24 Provinsi

Sementara itu Tim Kampanye Daerah pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (TKD capres-cawapres) Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sampai saat ini telah terbentuk di 24 provinsi dari 34 provinsi di Indonesia.

"TKN (Tim Kampanye Nasional) akan segera memberikan surat keputusan terhadap TKD yang telah terbentuk," kata Wakil Ketua TKN capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani, di Posko Pemenangan Cemara, Jakarta, Jumat.

Menurut Arsul, Sambil menunggu terbitnya surat keputusan (SK), TKD tingkat provinsi sudah bisa bekerja memproses pembentukan TKD tingkat kabupaten dan kota. "Hal ini dilakukan untuk memanfaatkan waktu, sejalan dengan waktu tahapan persiapan pemilu yang telah ditetapkan KPU," katanya.

Ketika ditanya soal kepala daerah dari partai politik, posisinya di mana di TKD, Arsul mengatakan, berdasarkan Peraturan KPU, kepala daerah tidak boleh berada di dalam TKD. TKN Jokowi-Ma'ruf, kata dia, akan berkonsultasi dengan KPU dan Bawaslu, meminta penjelasan di mana posisi yang paling tepat untuk kepala daerah yang tidak melanggar aturan.

"Dalam PKPU, mengatur kepala daerah bisa melakukan kampanye pada masa kampanye, tapi harus mengambil cuti saat berkampanye," kata Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.

Berdasarkan jadwal tahapan persiapan pemilu 2019 yang telah ditetapkan KPU, pengambilan nomor undian untuk pasangan capres-cawapres akan dilakukan pada 21 September serta kampanye akan di mulai pada 23 September. (ANT)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px