Log in

Kejati : Perkara Sukran Jamilan Tanjung Belum Dilimpahkan


Medan-andalas Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara hingga kini masih menunggu dari penyidik Polda Sumut pelimpahan berkas perkara tersangka mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Sukran Jamilan Tanjung (SJT/foto) dalam dugaan penipuan dan penggelapan proyek senilai senilai Rp450 juta. Kasi Penkum Kejati Sumut Sumanggar Siagian, di Medan, Kamis (11/10), mengatakan berkas perkara itu, sebelumnya telah dikembalikan ke Polda Sumut, untuk segera dilengkapi karena masih banyak kekurangan atau P-19. Kekurangan berkas tersebut, menurut dia, yaitu berupa persyaratan formil maupun materil dan hal itu harus secepatnya dipenuhi oleh Polda Sumut.

"Kejati Sumut, juga telah memberikan waktu selama 14 hari untuk menyempurnakan berkas perkara mantan orang pertama di Pemkab Tapanuli Tengah (Tapteng) itu," ujarnya. Ia menyebutkan, setelah berkas itu, nantinya diserahkan Polda Sumut, maka Jaksa yang menangani perkara tersebut, akan meneliti apa benar sudah lengkap sesuai dengan persyaratan. Kalau sudah lengkap, maka Jaksa akan menentukan P-21 dan menunggu pelimpahan berkas perkara tahap kedua dan sekaligus menyerahkan tersangka, serta sejumlah barang bukti.

"Kemudian, Jaksa akan menyusun dakwaan untuk diserahkan nantinya ke Pengadilan Negeri (PN) Medan agar perkaranya disidangkan," kata juru bicara Kejati Sumut itu. Sebelumnya, penyidik Polda Sumut menetapkan mantan Bupati Tapteng berinisil ST menjadi status tersangka, dalam dugaan penipuan dan penggelapan proyek senilai Rp450 juta. Selain itu, Polda Sumut juga menetapkan status tersangka terhadap AT, dalam kasus proyek kontruksi di wilayah Tapanuli Tengah. Mantan Bupati Tapteng, ST, dan AT, telah dilaporkan oleh korban Joshua Marudut Tua Habeahan ke Polda Sumut dengan nomor LP 546/IV/2018/SPKT III tanggal 30 April 2018.

Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap sejumlah saksi. Joshua (pelapor) bertemu dengan AT (terlapor satu) dan membicarakan akan ada pengerjaan proyek kontruksi senilai Rp5 miliar, dan hal itu disampaikan oleh mantan Bupati Tapteng. Kemudian, mantan Bupati Tapteng memerintahkan AT meminta sejumlah uang administrasi sebesar Rp450 juta kepada Joshua, dengan harapan akan diberikan proyek pembangunan kontruksi yang ada di Tapteng. Meski uang telah dikirimkan, namun proyek yang telah dijanjikan tidak juga ada, sehingga kasus tersebut dilaporkan ke Polda Sumut. (ANT)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 98%

Wind: 8.05 km/h

  • 20 Oct 2018 30°C 21°C
  • 21 Oct 2018 28°C 22°C

Banner 468 x 60 px