Log in

Kasus Korupsi Bank Sumut Rp177 Miliar Tetap Diusut


Medan-andalas Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) komit tetap mengusut dugaan korupsi pembelian surat berharga/medium team notes (MTS) oleh Bank Sumut dari PT Sunprima Nusantara Pembiayaan/SNP Finance.

"Masih dalam penyelidikan lah. Karena menyangkut bank ini, apalagi Bank Sumut, jadi kita harus hati-hati. Karena, kalau kepercayaan masyarakat tidak lagi ke Bank Sumut, mau ke mana lagi bank di Sumut ini. Kita takkan lagi punya bank," kata Aspidsus Kejatisu, Irwan Sinuraya kepada wartawan di sela peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-59 di Kejatisu, belum lama ini.

Sinuraya berjanji tidak akan menghentikan kasus yang telah merugikan negara sebesar Rp177 miliar tersebut. "Ini kita bersihkan dulu sambil jalan. Ini tidak berhenti, pastikan ini tidak akan berhenti," tegasnya.

"Tapi, kami mohon kepada rekan-rekan wartawan, karena menyangkut bank ini tolong sedikit lah, aturannya jangan sampai masyarakat begitu membaca tidak percaya Bank Sumut," sambungnya.

Namun, Sinuraya tidak menjelaskan apakah pihaknya telah dilakukan pemeriksaan terhadap para saksi-saksi berkaitan dengan kasus ini. "Makanya dengan sedikit silent, bukan berarti kasus ini dihentikan, tetap lanjut kasusnya," tukasnya.

Sebagaimana diketahui, dugaan korupsi yang diusut Kejatisu, yaitu pembelian surat berharga/MTN oleh PT Bank Sumut milik PT Sunprima Nusantara Pembiayaan/SN Finance atas surat penawaran dari MNC Securitas selaku agen yang tidak sesuai ketentuan SK Direksi PT Bank Sumut tahun 2017 dan 2018.

Pembelian surat berharga tersebut dilakukan pada tiga tahap. Pertama, pembelian surat berharga pada Oktober 2017 sebesar Rp52 miliar. Kemudian, pembelian surat berharga sebesar Rp75 miliar pada Februari 2018, dan terakhir sebesar Rp50 miliar di April 2018 dengan total Rp177 miliar. (AFS)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px