Log in

Kapal Berbedera Malaysia Ditangkap


Pelaku Ilegal Fishing di Selat Malaka

Belawan-andalas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menangkap  kapal berbendera Malaysia. Tangkapan ini menambah jumlah dari 3 kapal berbendera Malaysia yang ditangkap sebelumnya oleh armada Kapal Pengawas Perikanan KKP.

Hal ini diungkapkan Plt. Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Nilanto Perbowo, Senin (18/2).

Penangkapan terbaru dilakukan oleh KP. Hiu 08 pada tanggal 13 Februari 2019 lalu di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP-NRI) 571 Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia (ZEEI) Selat Malaka terhadap KM. PKFB 1689 (56,05 GT) dengan Nakhoda berkewarganegaraan Thailand dan 3  orang Anak Buah Kapal (ABK) berkewarganegaraan Kamboja.

"Kapal tersebut ditangkap karena melakukan kegiatan penangkapan ikan di WPP-NRI tanpa dilengkapi dengan dokumen perizinan yang sah dari Pemerintah RI serta menggunakan alat tangkap trawl yang dilarang Pemerintah Indonesia.  Kapal ini diduga melanggar Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling banyak
Rp. 20 miliar", ujarnya.

Dia menambahkan, bahwa pada saat yang bersamaan, KP. Hiu 08 juga mendeteksi adanya 1 kapal berbendera Malaysia lainnya yang sedang melakukan penangkapan ikan menggunakan trawl di WPP-NRI 571, lalu KP Hiu 08 melakukan pengejaran hingga batas ZEEI Indonesia-Malaysia, namun kapal berhasil melarikan diri dari kejaran KP. Hiu 08.

Selanjutnya, 1 kapal tangkapan tersebut dikawal menuju Stasiun PSDKP Belawan Sumatera Utara, untuk proses hukum oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan.

Sebelumnya disebutkan, 3 kapal berbendera Malaysia yang ditangkap oleh KKP di WPP-NRI Selat Malaka, terdiri atas 2 kapal ditangkap oleh KP. 012 pada tanggal 2 Februari 2019 lalu dan dikawal ke Pangkalan PSDKP Lampulo Aceh, serta 1 kapal ditangkap oleh KP. Hiu Macan Tutul 002 pada tanggal 11 Februari 2019 lau dan dikawal menuju Pangkalan PSDKP Batam, ucap Nilanto.(DP)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px