Log in

Janda Cantik Rela Dijual Temannya

Saksi korban perdagangan manusia memberikan kesaksian di hadapan hakim PN Medan, Rabu (11/10). Saksi korban perdagangan manusia memberikan kesaksian di hadapan hakim PN Medan, Rabu (11/10).

Rp800 Ribu per Short Time

Medan-andalas Ruang sidang utama Pengadilan Negeri (PN) Medan mendadak riuh, Rabu (11/10) siang. Pengunjung sidang terkejut mendengar pengakuan seorang janda yang rela dijual temannya demi uang sebesar Rp800 ribu sekali (short time) melayani pria hidung belang. "Sekali main (short time) saya dibayar Rp800-700 ribu Pak Hakim. Sebenarnya, abang itu (terdakwa Ari) tidak ada menjual saya. Itu memang atas dasar kemauan saya sendiri karena lagi butuh uang. Cuma lagi memang dia yang mencarikan pria hidung belangnya dengan imbalan Rp200 ribu," terang saksi korban Citra di hadapan Ketua Majelis Hakim, Wahyu Prasetyo Wibowo dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nur Ainun. Mendengar pengakuan tersebut, hakim anggota, S Batubara langsung tercengang. Sembari sedikit bercanda, dia kemudian mulai mencecar saksi dengan sejumlah pertanyaan.

"Saya mau tanya, sudah berapa kali kamu melayani pria hidung belang. Kemudian yang terakhir ini kamu ditangkap di hotel mana?," tanya Hakim S Batubara. Tanpa rasa canggung, Citra mengaku baru pertama kali melayani pria hidung belang yang mau menikmati kemolekan tubuhnya. "Baru pertama kali itu Pak Hakim. Itu pun belum sempat main (berhubungan badan) langsung ditangkap sama Petugas Polresta Medan di Hotel Pardede," akunya. Masih penasaran, Hakim S Batubara terus menanyai Citra yang disambut dengan sorakan pengunjung sidang.

"Oke tadi kamu bilang lagi butuh uang. Saya heran saja, kenapa pikiran kamu pendek sekali mau terjun ke dunia seperti itu. Lebih bagus kamu jualan belut atau jualan durian di pajak sana, kan uangnya halalan toyyiban," kata S Batubara. Sambil tersipu malu, perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai pemandu lagu di tempat karaoke itu mengaku karena saat itu memang sedang terdesak uang. "Selain jadi pemandu lagu, saya ada bisnis jual pakaian online. Saya memang lagi butuh uang saat itu makanya saya mau melayani pria hidung belang," pungkas wanita berkulit putih tersebut.

Pantauan awak media, begitu majelis hakim menutup persidangan dan melanjutkannya pekan depan, saksi langsung merangkul terdakwa Ari. "Maafkan aku ya. Gara-gara aku, abang harus mendekam di sel tahanan," ujar saksi sembari memeluk erat terdakwa Ari yang digiring ke sel tahanan sementara PN Medan. (AFS)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

24°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 6.44 km/h

  • 18 Nov 2017 30°C 22°C
  • 19 Nov 2017 27°C 22°C

Banner 468 x 60 px