Log in

Empat Satpam Unimed Duduk di Kursi Pesakitan

Empat sekuriti jalani persidangan penganiayaan tewaskan dua korban, Selasa (15/7). Empat sekuriti jalani persidangan penganiayaan tewaskan dua korban, Selasa (15/7).

Aniaya Hingga Tewas Tertuduh Pencuri Helm

Belawan-andalas Empat Satuan Pengamanan (Satpam) Unimed, duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam cabang Labuhan Deli, Senin (15/7).

Bagus Prayetno (18), warga Dolok Masihul Deli Serdang, M Harya Presta (22), warga Kelurahan Gaharu Medan, M Abdul Kadir (21), warga Medan Marelan dan Feri Zulham (26), warga Jalan Pancing didakwa menganiaya hingga menewaskan dua tertuduh pencuri, yakni Joni Pernando Silalahi (30) dan Steven Sihombing, keduanya warga Jalan Tangkul Kelurahan Sidorejo Kecamatan Medan Tembung.

Aksi keji keempat terdakwa dilakukan di tempatnya bekerja sebagai sekuriti, Universitas Negeri Medan (Unimed), beberapa waktu lalu.

Dari hasil pemeriksaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Cabjari Labuhan Deli, Eko Maranatha Simbolon, SH dan Majelis Hakim PN Lubuk Pakam Sabar Simbolon, SH, Said Hamrizal Zulfi, SH, dan Tarima Saragih, keempat terdakwa mengaku melakukan penganiayaan terhadap dua korban
tersebut.

Menurut hakim, sesuai surat visum et repertum, kedua korban mengalami luka-luka setelah dianiaya secara bersama-sama (keroyok, red) hingga mengakibatkan kematian.

Kata Sabar Simbolon, keempat terdakwa diganjar pasal 170 ayat 2 angka 3 KUHPidana berbunyi, (1) Barang siapa dengan terang-terangan dan secara bersama-sama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang, diancam dengan pidana penjara 5 tahun 6 bulan penjara.

Sementara, JPU Eko Simbolon menerangkan, terdakwa memiliki peran yang berbeda. Terdakwa  M Harya Presta menginjak dan memborgol korban Joni dan membawanya dari portal ke pos jaga.

Terdakwa Bagus Prayetno memiting dan menghantamkan kepala korban Stevan Sihombing ke aspal. Terdakwa M Abdul Kadir menendang korban dan membawa Joni dari portal ke pos. Sedangkan terdakwa Feri Zulham memukuli korban di pos jaga.

Disebutkan, awalnya keempat terdakwa mengamankan kedua korban setelah dituduh mencuri helm di kampus Unimed.

Sidang itu beragendakan pemeriksaan saksi ayah korban Joni Silalahi, yakni E Silalahi dan istrinya, Krista Purnama Sari Silaban. Mereka mengaku melihat korban Joni sudah tewas di tempat kejadian perkara (TKP), sedangkan Stefan masih bernyawa dibawa ke rumah sakit.

Keempat satpam Unimed itu menduga kedua korban pelaku pencurian sepeda motor karena tidak dapat menunjukkan STNK dan pencuri helm. Usai pemeriksaan saksi, hakim melanjutkan sidang pada Senin pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi dari Unimed. (DP)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px