Log in

Dua Pembacok Purnawanto Ditangkap


Kelompok Penggarap Desa Sampali Bentrok 

Medan-andalas Bentrok berdarah antarkelompok penggarap terjadi di lahan garapan Simpang Pasar VII, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Selasa (10/10). Peristiwa itu mengakibatkan seorang warga, Purnawanto (42) mengalami luka bacok di sekujur tubuhnya hingga salah satu tangannya putus ditebas senjata tajam. Setelah melakukan penyelidikan, akhirnya kepolisian berhasil meringkus dua tersangka pembacokan korban, yakni Alamsyah alias Alung (38), warga Jalan Kompleks Veteran Blok A Medan Estate Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang dan Ari Setiadi alias Ari, warga Jalan Pasar IV Mabar Hilir, Gang Famili Labuhan Deli.  “Kedua tersangka ditangkap karena diduga melakukan penganiayaan secara bersama dengan Dasar LP No LP: Lp/2164/K/X/2017/Spkt Percut tanggal 10 Oktober 2017,” terang Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting, Rabu (11/10) malam.

Sementara, hingga kini, kondisi pria warga Dusun V, Desa Lau Dendang itu masih kritis dan menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Haji Medan. Informasi dihimpun di kepolisian menyebutkan, bentrok berdarah tersebut melibatkan kelompok penggarap mengatasnamakan Badan Perjuangan Rakyat Penunggu Indonesia (BPRPI) dengan kelompok penggarap lainnya. Bentrokan berawal saat Budi Jong merupakan Ketua BPRPI di kawasan itu memerintahkan anggotanya, Syafrizal untuk menjemput korban, Purnawanto agar menghentikan aksi kelompok penggarap lain men-traktor lahan garapan BPRPI. Setiba di lokasi, korban dan Syafrizal melihat Alung, Naibaho, dan dua orang lainnya duduk di dalam gubuk di lokasi lahan garapan tersebut. Selanjutnya, korban memerintahkan operator traktor untuk menghentikan kegiatannya dan keluar dari lokasi tersebut.
Setelah traktor keluar lokasi, korban didatangi Alung dan Naibaho. Korban terlibat adu mulut hingga terjadi duel berdarah.

"Saksi yang kita periksa mengaku, ketika dari jauh masih melihat traktor berhenti, lalu Purnawanto memerintakan Syafrizal mendatangi traktor tersebut agar melanjutkan perjalanan. Setelah traktor melanjutkan perjalanan, Syafrizal kembali ke TKP. Namun tidak ada lagi melihat Purnawanto dan melihat Alung membawa kelewang dan Ari membawa parang babat berlari menjauhi TKP," ungkap Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan Iptu Phillip A Purba kepada wartawan. Mengetahui temannya tak lagi berada di lokasi dan terkejut melihat kedua pelaku (Alung dan Ari) berlari jauh sambil menenteng senjata tajam, firasat Syafrizal langsung tak menentu. Tak lama, setelah itu Syafrizal mendengar suara memanggil dari dalam parit di sekitar lokasi. Korban sontak berlari mendatangi parit tersebut dan terkejut mendapati Purnawanto sudah dalam kondisi berlumuran darah.
Selanjutnya, Syafrizal menghubungi temannya dan melakukan evakuasi terhadap korban ke Rumah Sakit Haji Medan.

Personel Polsek Percut Sei Tuan yang mendapat laporan adanya kejadian bentrok tersebut, terjun ke TKP dan menuju RS Haji Medan guna melihat kondisi korban. Setelah dilakukan pengecekan ke RS Haji Medan, ternyata anggota tubuh korban yang terkena benda tajam, di antaranya tangan kanan putus, tangan kiri hampir putus, kepala bagian belakang luka koyak, mata kaki koyak, dada koyak dan punggung koyak. "Saat ini korban sudah dirujuk ke RS Pringadi Medan untuk mendapatkan perawatan lanjut," terang Phillip. Dia mengatakan para pelaku masih dalam pengejaran. Pihaknya juga telah memeriksa sejumlah saksi, di antaranya Yusrijal (40), warga Dusun I Kamboja, Desa Lau Dendang dan Supriadi (44), warga Desa Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli. "Pelakunya ada dua, yaitu Alung (37) warga Dusun 1, Desa Kamboja dan Ari alias Begal (35) warga Pasar 7, Desa Sampali. Saat ini keduanya masih dalam pengejaran," tegas Philip. (ACO)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

23°C

Medan, Sumatera Utara

Partly Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 19 Oct 2017 31°C 23°C
  • 20 Oct 2017 31°C 23°C

Banner 468 x 60 px