Log in

Dua Oknum Polisi Terancam Dipecat


Terlibat Sindikat Nova Zein

Medan-andalas Dua oknum Polri yang terlibat sindikat penipuan dan penggelapan mobil mewah yang diotaki Nova Zein (NZ), terancam mendapat sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) atau dipecat. "Jelas, bagi kedua oknum tersebut sanksinya dipidana umum dulu. Setelah selesai dipidana atau adanya inkrah baru disidang disiplin atau etik," ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting, Selasa (13/3). Namun begitu, keputusan tersebut bergantung kepada hasil penyidikan yang akan dilakukan Bidang Profesi Polri. Nasib kedua oknum polisi itu nantinya akan ditentukan pada sidang disiplin dan etik yang akan dilakukan.

"Kalau hanya sidang disiplin saja, biasanya sanksinya cuma penundaan kenaikan pangkat, penurunan pangkat dan sanksi sosial saja. Sedangkan kalau sidang etik, sanksinya berupa pemecatan (PTDH) langsung," jelasnya. "Tapi itu semua tergantung pada hasil penyidikan yang akan dilakukan," sambungnya. Menanggapi hal tersebut, pengamat hukum Julheri Sinaga mengomentari dua oknum polisi yang terlibat dalam kasus penipuan dan penggelapan dengan tersangka NZ. Dia mengkritisi, terkait dua oknum polisi yang terlibat dalam kasus-kasus tertentu bukanlah hal baru di kepolisian.

"Bukan hal baru bila ada oknum polisi malah menjadi aktor kejahatan itu sendiri. Berartikan, ada masalah di dalam metode perekrutan dan pendidikan Polri itu. Di dalam keterlibatan dua oknum ini, jelas kembali mencoreng institusi kepolisian. Polisi itu seharusnya kan melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, bukan malah menjadi pelaku kejahatan itu sendiri," ujarnya ketika ditemui di Mapolda Sumut. Karena itu, dia meminta kepada pihak kepolisian untuk menegakkan hukum tanpa pandang bulu. "Hukum harus ditegakkan, tidak pandang bulu dan harus transparan," tegasnya.

Sebelumnya, Subdit III/Umum Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut, menangkap dua oknum Polri karena terlibat sindikat penipuan dan penggelapan mobil mewah yang diotaki tersangka Nova Zein (NZ). Tujuh unit mobil dan empat tersangka kembali ditangkap dari tempat terpisah dan waktu berbeda. “Dari pengembangan kasus penggelapan mobil tersangka NZ, kita kembali menangkap empat tersangka baru dan mengamankan tujuh unit mobil,” terang Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian didampingi Wadir, AKBP Andri Setiawan, Senin (12/3). Dijelaskan Andi, dua dari empat tersangka, yakni AN dan NO merupakan anggota Polri. AN personel Bidang Propam Polda Aceh, sedangkan NO, anggota Polres Sergai. Sementara dua tersangka lainnya, warga sipil, Jefri warga Sei Mencirim, Sunggal Deli Serdang dan Dedi Aceh, warga Tembung, Deli Serdang. (DA)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

28°C

Medan, Sumatera Utara

Thunderstorms

Humidity: 80%

Wind: 11.27 km/h

  • 20 Jun 2018 28°C 22°C
  • 21 Jun 2018 29°C 23°C

Banner 468 x 60 px