Log in

Ditangkap Saat Fly : Bantah Miliki Narkoba, Terdakwa Mengaku Dijebak

Terdakwa Lufti membantah keterangan saksi polisi dalam persidangan di PN Medan, Senin (20/5). Terdakwa Lufti membantah keterangan saksi polisi dalam persidangan di PN Medan, Senin (20/5).

Medan-andalas Terdakwa kepemilikan narkotika jenis ganja dan sabu-sabu, Lufti Nasution tidak terima dengan keterangan saksi polisi yang menangkapnya.

Pria bertato itu membantah keterangan saksi polisi Ridwan Manurung di hadapan majelis hakim diketuai Ali Tarigan dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (20/5).

Keterangan saksi, terdakwa ditangkap saat mengendarai sepeda motornya di Jalan Sukmawati, Kelurahan Pasar Merah Timur, Kecamatan Medan Area.

"Saat itu dia lagi 'ketinggian' (fly), dia bawa sepeda motor, dan dari dompetnya terdapat satu linting ganja," sebut saksi di ruang Cakra VI PN Medan.

Dari hasil penggeledahan, lanjut saksi, dalam jok sepeda motor terdakwa ditemukan satu paket kecil sabu. "Ganja ditemukan dari kantong belakangnya, sedangkan sabu dalam jok motornya. Sepeda motor itu punya dia sendiri, tapi dia mencoba mengelak," terang saksi.

Namun, keterangan sangat dibantah terdakwa Lufti. Dia menyebut tuduhan polisi saat proses penangkapan di lapangan sangat tidak sesuai. "Itu memang dompet saya. Tapi, semua yang dikatakan saksi banyak salahnya," kata terdakwa.

Bahkan, menurut terdakwa, penangkapan itu adalah sebuah skenario penjebakan terhadapnya. Saat menggeledah dompetnya, ganja itu sudah pada petugas kepolisian. "Itu keterangan tidak benar, ini semua palsu. Itu versi dia, itu (ganja) sudah ada kian di tangan petugas," ujar terdakwa.

Namun, saksi polisi juga membantah keterangan terdakwa. Hakim kemudian bertanya kepada terdakwa, tentang bantahannya. Sebab, sepeda motor dan dompet adalah milik terdakwa. "Bagaimana Anda membantah, tapi sepeda motor dan dompet itu milik saudara," tanya hakim.

Pertanyaan hakim tak membuat terdakwa berubah, tetap kukuh pada bantahannya. "Ya sudah, tidak apa-apa. Nanti kita hadirkan saksi yang lain," tandas majelis hakim.

Dalam dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) Tety Tampubolon, terdakwa Lufti ditangkap pada Desember 2018. Penangkapan itu atas informasi masyarakat ke polisi.

Saksi polisi Veri Sam, Jetoro Hutagalung dan Ridwan Manurung kemudian menangkap terdakwa di depan pos Pemuda Pancasila.

Terdakwa memegang satu bungkus kertas coklat kecil berisikan narkotika jenis ganja kering seberat 0,08 gram. Para saksi langsung menyita bungkusan kertas tersebut.

Kemudian dari dalam jok sepeda motor terdakwa ditemukan satu bungkus kecil berisikan narkotika jenis sabu seberat 0,04 gram. Terdakwa kemudian dibawa ke Polsek Medan Area untuk pemeriksaan lebih lanjut. (AFS)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px