Log in

Bocah SD di Nisel Dianiaya Hingga Muntah Darah

Kapolres Nisel, AKBP Faisal F Napitupulu menginterogasi tersangka penganiaya anak (kiri). Siswa SD korban menganiayaan muntah darah setelah dianiaya petani (kanan). Kapolres Nisel, AKBP Faisal F Napitupulu menginterogasi tersangka penganiaya anak (kiri). Siswa SD korban menganiayaan muntah darah setelah dianiaya petani (kanan).

Medan-andalas Peristiwa kekerasan terhadap anak terjadi di Kabupaten Nias Selatan (Nisel). Fondraradodo Laia alias Ama Gideon (33), tega menganiaya bocah perempuan yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), WL (14), warga Desa Hilizomboi, Kecamatan Lahusa, Nisel, hingga muntah darah. Kapolres Nisel, AKBP Faisal F Napitupulu, Senin (12/3) menyebutkan, tersangka warga Dusun Limbu, Desa Hilizomboi, Kecamatan Lahusa Kabupaten Nisel tersebut ditangkap ketika hendak melarikan diri. “Tersangka kekerasan terhadap anak ini kita tangkap di Kecamatan Lahusa ketika hendak melarikan diri pada 8 Maret lalu,” terang Faisal melalui telepon seluler.

Kata Faisal, pihaknya melakukan penangkapan terhadap petani tersebut atas dasar LP/39/III/2018/SPK-C/RES-NISEL, tanggal 4 Maret 2018 lalu dengan  pelapor Nuruta Tafonao alias Ina Yunia, tentang kekerasan atau penganiayaan terhadap anak. Penganiayaan itu diawali dari pertemuan tersangka dengan korban ketika hendak pergi ke sekolah bersama seorang temannya pada Rabu (28/2) sekira pukul 06.30 WIB lalu. Ketika itu, tersangka menegur korban karena telah memotong pohon pisang. Korban menyebut pohon pisang dimaksud miliknya, jadi tidak pantas tersangka bertanya.

"Kenapa kalian tebang pohon pisang itu’. Lalu jawab korban ‘itukan kebun kami, apa urusan kamu’,” ujar Faisal menirukan keterangan korban. Tapi, perkataan korban membuat tersangka berang hingga memukul kepala korban dua kali dan bagian ulu hatinya serta mencekik siswi SD tersebut. Penganiayaan keji tersebut mengakibatkan korban tidak sadarkan diri dan langsung muntah darah hingga harus diopname ke RS Gunung Sitoli. “Saat ini, tersangka sudah ditahan di Polres Nias Selatan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Dia dijerat pasal 80 ayat 1 UU RI No. 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak,” pungkas Faisal. (DA)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

23°C

Medan, Sumatera Utara

Scattered Thunderstorms

Humidity: 98%

Wind: 6.44 km/h

  • 26 Sep 2018 30°C 22°C
  • 27 Sep 2018 27°C 22°C

Banner 468 x 60 px