Log in

Aniaya Saudara, Bos Diskotek LG Dituntut 18 Bulan


Medan-andalas Bos Diskotek Lee Garden (LG), Lisam (48) dan saudaranya, Lienawati (51) dituntut masing-masing selama 1 tahun 6 bulan (18 bulan) penjara. Kedua terdakwa dinilai terbukti melakukan penganiayaan terhadap kakaknya, Ramly Hati. Tuntutan itu dibenarkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rambo Loly Sinurat.

"Kita tuntut terdakwa Lisam dan Lienawati masing-masing selama 1 tahun 6 bulan penjara," ujar JPU Kejari Medan itu saat dikonfirmasi wartawan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (20/11) sore.

Rambo menyebut, pembacaan tuntutan itu dilakukan di hadapan Ketua Majelis Hakim, Erintuah Damanik di ruang Cakra V PN Medan pada Senin (18/11) silam.

"Kedua terdakwa kita jerat dengan Pasal 351 ayat (1) jo Pasal 55 ayat (1) KUHPidana," terangnya.

Dikutip dari dakwaan JPU Rambo Sinurat, pada 7 April 2019 sekira jam 11.15 WIB, kedua terdakwa pergi ke rumah ibu Lienawati di Jalan Gatot Subroto Nomor 75 Kelurahan Petisah, Kecamatan Medan Petisah untuk melakukan sembahyang.

Pertikaian antar keluarga ini dipicu silang pendapat antara terdakwa Lisam dengan Ramly Hati. Pertengkaran itu didengar oleh saksi korban, Gunawan yang kemudian naik ke lantai IV hingga terjadi pertengkaran mulut.

Dari pertengkaran mulut itu, Lienawati langsung menghentakkan kedua tangannya ke dada Gunawan. Ketika itu, Ramly Hati berusaha melerai pertengkaran keduanya. Namun, situasi semakin memanas ketika Lienawati mendorong Ramly Hati serta meludahinya.

Lienawati juga mengantukkan kepala dan mencakar tangan Ramly Hati. Gunawan sempat ingin melerai namun dihalangi Lisam dengan memiting lehernya. Ramly Hati dan Gunawan kemudian melaporkan kasus penganiayaan tersebut ke Polrestabes Medan. (AFS)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px