Log in

Wali Kota Termuda di Indonesia


Mengenal Lebih Dekat Sosok Muhammad Syahrial

H.Muhammad syahrial SH,MH tidak asing lagi dikalangan masyarakat Kota Tanjung Balai. Beliau adalah sosok Wali Kota Tanjung Balai. Pria kelahiran Tanjungbalai 17 Agustus 1988 menjabat sebagai Wali Kota Tanjung Balai sejak 17 Februari 2016 dan merupakan anak ke-5 dari enam bersaudara dari pasangan H.Zulkifli Amsar Batubara dan ibu Hj. Salmah Saragih.

Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Tanjung Balai periode 2014-2015. H.Muhammad syahrial mengawali karir politiknya sebagai anggota DPRD Tanjungbalai. Tetapi ia hanya menjadi anggota dewan 12 bulan, kemudian terpilih sebagai Wali Kota Tanjung Balai berpasangan dengan Drs.H Ismail menggantikan Drs.H Thamrin Munthe.

Sebagai seorang Wali Kota, sosoknya kekinian dan dekat dengan masyarakat. Baik itu warga yang masih muda hingga dewasa. Sosoknya sering terlihat terjun langsung ke masyarakat. Beberapa program dijalankan dan sudah tampak hasilnya. Ia mengabadikannya dalam akun media sosial. H.Muhammad Syahrial juga telah mendapatkan pengakuan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Wali Kota Termuda pada 27 April 2017 di Jakarta yang diserahkan langsung oleh Pendiri MURI Jaya Suprana.

Memulai karir sebagai Wali Kota Tanjung Balai, beliau bersama Wakil Wali Kota Drs.H Ismail memiliki
Visi: “Mewujudkan Kota Tanjungbalai yang berprestasi, religius, sejahtera, indah dan harmonis”.
Misi : Melaksanakan tata kelola Pemerintahan yang baik untuk mencapai prestasi di berbagai bidang pembangunan dengan mengedepankan pelayanan prima yang berorientasi pada pelayanan publik.

Membina dan memajukan kehidupan ummat beragama menuju masyarakat yang religius dan berakhlak mulia.
Meningkatkan perekonomian daerah berbasis potensi unggulan dalam rangka mendorong kemandirian menuju masyarakat maju dan sejahtera.
Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia melalui pembangunan pendidikan yang berkualitas berbasis IPTEK dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Mewujudkan penataan kota yang bersih, indah dan rapi dengan dukungan infrastruktur yang baik.
Membina kehidupan sosial politik masyarakat dalam rangka mewujudkan kehidupan masyarakat yang demokratis dan harmonis dalam keaneka ragaman suku dan agama yang berpegang pada adat dan budaya.
Mewujudkan pemberdayaan masyarakat dan tatanan khidupan sosial masyarakat melalui peran keluarga.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota H.M Syahrial SH,MH  sejumlah pencapaian berhasil diraih seperti , diantaranya Opini BPK terhadap LKPD pada awal Pemerintahan tahun 2016 berhasil naik dari Disclaimer menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP)pada tahun 2017,2018 dan menargetkan pada tahun 2020 dapat meraih WTP, Pertumbuhan Ekonomi pada tahun 2017 sebesar 5.76% dengan target hingga tahun 2020 sebesar 6.05%, Indeks Pembangunan Manusia sebesar 68 dengan target pada tahun 2020 sebesar 69.95, Usia Harapan Hidup 62.09% dengan proyeksi target pada tahun 2020 sebesar 64.65%, Prevalensi Penurunan Kasus Gizi Buruk 0.02% pada tahun 2017.

Dalam bidang Infrastruktur Pencapaian Pembangunan Drainase 60%, Cakupan Pengawasan AMDAL  100%, Cakupan Turap/talud/brojong 60% dalam keadaan baik, Angka Kemiskinan 18.79% dan akan ditargetkan akan dicapai sebesar 10.48% pada tahun 2020. Untuk Penanganan Penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS)melalui rehabilitasi dan pemberdayaan sosial pada tahun 2017 sebesar 88.55% dan ditargetkan pada tahun 2020 sebesar 95%.

Pada tahun 2018, Wali Kota H.M Syahrial mulai merubah wajah Kota Tanjung Balai dengan mengoreskan tinta emas yang dinikmati seluruh komponen masyarakat dengan berbagai Terobosan Pembangunan infrastruktur, mulai dari Revitalisasi Pelabuhan Penumpang Teluk Nibung yang bertaraf internasional melalui PT.Pelindo I, Kelanjutan Pembangunan Jalan Lingkar Utara yang merupakan Akses utama menuju Pelabuhan Teluk Nibung dan Renovasi Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah menjadi Pusat Rekreasi Modern di Kota Tanjungbalai.

Membangun dengan penuh ketulusan hati  dan keikhlasan untuk membawa Kota Tanjung Balai semakin maju dan sejahtera adalah tujuan utama kepemimpinan H.M Syahrial. Sosok Tokoh Muda yang energik dan handal yang menjadi panutan dalam hidup bermasyarakat, memiliki sejumlah torehan prestasi yang berhasil diraih selang tiga tahun menahkodai Kota Tanjung Balai. Capaian ini tentu tak melupakan Hj.Sri Silvisa Novita selaku istri bersama anak-anak El Ravito Katzusa dan Elmeira Varsha.

Sebagai seorang Wali Kota yang memiliki kegemarannya Membaca,Travelling dan Touring, telah membekali diri dengan disiplin ilmu dari Fakultas Hukum dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.  Pengalaman dari berbagai organisasi seperti  Dewan Pimpinan cabang Ikatan Pemuda Tarbiyah, Wakil Ketua KNPI Kota Tanjungbalai, pernah menjabat Majelis Hukum dan Advokasi  PD Alwasliyah Tanjunngbalai hingga Ketua DPD Partai Golkar Kota Tanjungbalai hingga sekarang dan berhasil melalui program-program yang menyentuh kebutuhan langsung masyarakat sehingga keberhasilan dapat diraih dan membawa Kota Tanjung Balai menjadi salah satu daerah di Provinsi Sumatera Utara yang mendapat prestasi yang membanggakan.

Keberhasilan telah mengiringi pembangunan dan kemasyarakatan di Kota ini selang Kepemimpinan Wali Kota H.M Syahrial SH,MH yang bukan saja berhasil dalam membangun infrastruktur sarana prasarana seperti  jalan umum, jembatan,  bangunan kantor yang memadai, tetapi juga sarana ibadah dan peningkatan kualitas iman jemaat dan masyarakat serta memiliki andil penting dalam mengharumkan dan mempromosikan Tanjung Balai melalui berbagai event dan promosi daerah.

Karya nyatanya juga mendapat pengakuan dari berbagai organisasi, tokoh agama dan masyarakat, termasuk pemerintah pusat melalui beberapa kementerian seperti Menteri Aparatur Negara, Menteri Lingkungan Hidup  dan lembaga lainnya memuji kepemimpinan H.M Syahrial dalam memajukan Kota Tanjung Balai.

Hal yang menjadi dasar motivasi Wali Kota H.M Syahrial membangun Tanjung Balai yakni keinginan beliau sebagai putra asli daerah yang ingin Kota Tanjungbalai menjadi Kota yang Maju di Provinsi Sumatera Utara bahkan Indonesia. Dalam mencapai tujuan tersebut  berbagai upaya dilakukan melalui program unggulan yang menyentuh masyarakat melalui sinergitas dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Pusat diantaranya, Program Keluarga Harapan (PKH) pada tahun2018 mencapai 7.859 Keluarga Penerima Manfaat PKH dalam mengurangi angka kemiskinan di Kota Tanjungbalai, Percepatan Pembangunan Jalan Lingkar Utara sebagai jalur  Mobilisasi Jalur Alternatif menuju Pelabuhan Teluk Nibung, Pembangunan Jalan metode Rigid Pavement (Pembangunan Jalan Beton Semen)di Daerah Teluk Nibung kurang Lebih 700 Meter.

Dalam bidang Sosial dan Keagamaan H.M Syahrial terus membina sinergitas dengan seluruh pihak baik Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Kewasdaan Dini  Masyarakat (FKDM),Tokoh Lintas Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda dalam rangka menjaga Kondusifitas Kota Tanjungbalai melalui Penandatanganan Komitmen Bersama seluruh tokoh lintas agama dalam menjaga kondusifitas  dan Kerukunan di Kota Tanjung Balai.

Pandangan Masyarakat Akan Sosok Wali Kota

Menurut H.Arifin, Ketua Dewan Pendidikan Sosok H.Muhammad Syahrial adalah orang yang tidak banyak variasi negatif, to the point aja orangnya. Orang yang luwes, taat beragama (sesui latar belakang pendidikan pesantren).

Menurutnya lagi, kinerja Wali Kota Tanjung Balai saat ini memang belum maksimal terutama dalam bidang pendidikan namun hal ini menurut saya membutuhkan proses yang lebih lagi dan saya yakin dengan kegigihan dan semangat beliau tidak tertutup kemungkinan akan berhasil nantinya terutama dalam memajukan dunia pendidikan di kota tanjungbalai, sebutnya.

Sementara itu, H.Syahron Sirait Ketua MUI Kota Tanjungbalai mengatakan Sosok Wali Kota Tanjung Balai yang masih sangat muda sudah mampu memberikan beberapa terobosan dan perubahan di Kota Tanjungbalai salah satunya menyahuti penyelesaian Patung Budha yang mulai dari Wali Kota sebelumnya belum dapat terselesaikan, baru pada saat beliau persoalan ini dapat selesai walaupun sebelumnya sudah telah terjadi konflik hingga terjadinya pembakaran Vihara. Namun, persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan baik tanpa menimbulkan konflik yang lebih meluas lagi.

Menurutnya lagi, Sosok Wali Kota termuda di indonesi ini terus melanjutkan program Wali Kota sebelumnya dan saya rasa juga semakin meningkat diantaranya pemberian bantuan dan pembinaan untuk Bilal Mayit, Guru Mengaji dan Bantuan Rumah Ibadah yang masih berjalan hingga saat ini. Harapannya, Wali Kota Tanjung Balai terus memberikan perhatian dalam peningkatan kualitas iman dan ketakwaan di kota Tanjung Balai guna menjaga kerukunan dan keharmonisan antar umat berama. Hal yang paling mendasar dan kami harapkan adalah meminta Wali Kota menolak keras paham "lesbian, gay, biseksual, dan transgende (LGBT) di Kota Tanjung Balai.

Saragih, salah seorang pedagang mengucapkan mengucapkan yang keseharian berdagang di pasar Veteran meminta kepada Wali Kota H.M Syahrial untuk membantu revitalisasi pasar di kota tanjungbalai. Kita lihat sendiri saat ini kondisi pasar di kota tanjungbalai masih terlihat kumuh, kami berharap pemerintah kota melakukan penataan ulang seluruh pasar yang ada dan hal yang berkaitan dengan persolan pasar sehingga memberikan kenyamanan bagi para pedagang dan pembeli. (Syamsul Bahri)

23°C

Medan, Sumatera Utara

Thunderstorms

Humidity: 95%

Wind: 6.44 km/h

  • 19 Dec 2018 29°C 22°C
  • 20 Dec 2018 30°C 22°C

Banner 468 x 60 px