Log in

Prof Dian Armanto : Ini Ada Nama Ngogesa di Pangkalan Data

Kopertis Wil I Dikti Prof. Dian Armanto saat temu ramah dan berbincang- bincang dengan Ketua Investigasi Gabungan ICW dan medialangkat.com, M. Mas’ud. MZ di gedung Kopertis Wil I Medan, Jumat (24/2) yang lalu. Kopertis Wil I Dikti Prof. Dian Armanto saat temu ramah dan berbincang- bincang dengan Ketua Investigasi Gabungan ICW dan medialangkat.com, M. Mas’ud. MZ di gedung Kopertis Wil I Medan, Jumat (24/2) yang lalu.

ICW Investigasi Legalitas Gelar S1 Bupati Langkat

Komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi Sumut, Benget Silitonga menyebut berdasarkan UU No 10/2016, tahapan Pemilihan Gubernur 2018 bakal dimulai September 2017. Tahapan itu nantinya akan bersamaan dengan dimulainya tahapan Pemilihan Presiden (pilpres) 2019.

Nah, beberapa nama kandidat bakal calon Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) sudah mulai menunjukan wajah di muka publik, baik melalui poster- poster raksasa, maupun via dunia maya seperti facebook (FB), Twitter, BBM dan Instagram.

Salah satu kandidat yang mulai diperbincangkan khalayak ramai adalah Bupati Langkat H.Ngogesa Sitepu SH. Menariknya, perbincangan sebagian kecil masyarakat atas keikutsertaan Politisi berusia 55 tahun asal Padang Brahrang, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat itu tidak melulu mengenai kesiapannya menuju Sumut 1, melainkan keraguan masyarakat awam yang ‘terlanjur percaya’ bahwa Ngogesa menggunakan ijazah Sarjana yang diduga aspal (asli tapi palsu).

Seperti yang diterangkan oleh Ketua ICW Langkat, M. Mas’ud. MZ kepada andalas, Sabtu (18/3), penasaran dengan berbagai argument dan opini negatif yang muncul di tengah- tengah masyarakat tersebut, tim telusur medialangkat.com bersama lembaga Indonesian Corruption Watch (ICW) Koorda Langkat melakukan investigasi panjang, yang dimulai pada 5 – 24 Februari 2017. Tim gabungan itu dipimpin langsung oleh M. Mas’ud. MZ selaku Pimred medialangkat.com dan Ketua ICW Koorda Langkat.

Yang pertama disambangi tim gabungan tersebut Universitas Medan Area (UMA).  Dalam kesempatan itu tim melakukan pertemuan dengan rektor UMA Prof.Dr.H.A.Ya’kub Matondang MA.

Dari hasil investigasi itu didapat fakta akurat berupa Ijazah jenjang program S1 Studi Ilmu Hukum atas nama Ngogesa dengan nomor pokok mahasiswa 098400266 dan lulus ujian skripsi 26 Agustus 2011.

“Nomor seri ijazahnya 0735/ IV/ 1/ UMA/ 2011 Universitas Medan Area yang ditanda tangani oleh Prof.H.Syamsul Arifin. SH. MH selaku Dekan,” ujar Masud didampingi ST Bangun.

Ditambahkannya, berangkat dari data valid dari Rektor UMA tersebut, tim pun melanjutkan investigasi sekaligus beraudiensi ke kantor Kopertis Wilayah I Sumut. Di sana, tim beranggotakan 8 orang itu disambut langsung oleh Koordinator Kopertis Prof. Dian Armanto.

“Tanggal 24 Februari 2017 investigasi kita terakhir, Prof. Dian langsung menyambut kami di sana, kami pun langsung bertanya tentang hasil yang kita dapat di UMA beberapa waktu sebelumnya. Nah, terkait dengan hal tersebut Prof.Dian Armanto pun mengatakan jika ijazah yang dikeluarkan oleh Perguruan Tinggi Swasta tidak terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi Kopertis, maka legalitas Universitas yang mengeluarkan ijazah itu patut ‘diragukan’ dan dapat dijerat dengan kasus hukum pidana,” ujarnya.

Nah, karena itu mengenai ijazah Ngogesa, Prof. Dian Armanto pun mengajak tim untuk bersama- sama mengeceknya melalui Porlav atau Pangkalan Data Mahasiswa.

Nah ternyata, setelah dibuka aplikasi Porlav Dikti Kopertis Wilayah I Sumut. muncul data mahasiswa atas nama Ngogesa dari UMA, dengan keteraangan tamat tahun 2011.

“Nah,,ini,, ada nama pak Ngogesa di Pangkalan Data kita. Jadi, jelas ijazah yang bersangkutan legal,”  ujarnya.

Atas jawaban tersebut, Tim pun meminta jawaban tertulis dari pihak Kopertis mengenai legalitas ijazah tersebut dan Prof. Dian pun memberikannya. (BD)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

25°C

Medan, Sumatera Utara

Thunderstorms

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 27 Jun 2017 28°C 23°C
  • 28 Jun 2017 30°C 23°C

Banner 468 x 60 px