Log in

Komunitas Ulos Dan Kawasan Danau Toba Apresiasi Hidayati

Komunitas Ulos dan Komunitas Kawasan Danau Toba mengapresiasi Dr. Hidayati sebagai GM. Geopark Kaldera Toba dengan memberi ulos sebagai bentuk penghargaan dan rasa hormat, Senin (9/9). Komunitas Ulos dan Komunitas Kawasan Danau Toba mengapresiasi Dr. Hidayati sebagai GM. Geopark Kaldera Toba dengan memberi ulos sebagai bentuk penghargaan dan rasa hormat, Senin (9/9).

Komunitas Ulos dan Komunitas Kawasan Danau Toba mengapresiasi Dr. Hidayati sebagai GM. Geopark Kaldera Toba dengan memberi ulos sebagai bentuk penghargaan dan rasa hormat, Senin (9/9) di ruang rapat Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana  Provsu di Jalan Iskandar Muda Medan.

Perwakilan Komunitas Ulos diwakili Ketua Ulos Nelly Sihite, mengatakan Hidayati sudah memberi dedikasinya untuk masyarakat Batak atau Toba khususnya kawasan Danau Toba.

"Kami suku Batak telah berhutang, artinya kami juga akan mengawal Hidayati melanjutkan UNESCO Geopark Kaldera Toba April 2020 di Korea Selatan (Seoul)," tegas Nelly.

Di acara apreasiasi itu Tokoh Danau Toba Efendy Naibaho yang juga ketua Yayasan Pusuk Buhit sangat sepakat jika Hidayati diusulkan menjadi calon Wali Kota Medan periode 2020-2025, karena dedikasinya luar biasa.

Sementara itu, Komunitas Kawasan Danau Toba, diwakili l Osriel Limbong, Ridwanto Simanjuntak, Sipa Munthe, Tania Sembiring Depari, Irwan Ginting juga mengapresiasi perjuangan dan kerja keras Hidayati dan juga memberi uis gara, ulos Toba dan Simalungun.

"Kami memberi apreasiasi kepada ibu Hidayati, dimana masyarakat suku kawasan danau Toba sangat bangga dan terbangun motivasinya untuk bangkit sebagai masyarakat yang siap menyongsong Geopark Kaldera Toba UNESCO," jelas Osriel Limbong.

Diakhir kegiatan, Hidayati hanya mengatakan terima kasih atas perhatian dan kerjasama semua pihak, khusunya masyarakat Batak dan kawasan danau Toba.

"Mohon didoakan terus agar usaha dan upaya kita dapat mensejahterakan masyarakat kawasan danau Toba lewat Geopark Kaldera Toba UNESCO. Dimana jaringan dunia telah mengekspos dan menjual keindahan Danau Toba lewat, budaya, kelestarian alam dan keunikan Kaldera Toba telah menjadi kunjungan wisata yang mendunia," ucap Osriel.

Seperti diketahui, Geopark Kaldera Toba, merupakan perwujudan taman bumi yang akibat letusan gunung Toba, menjadi kawasan danau Toba sebagai tujuan wisata dunia, lewat masuknya sebagai aset dunia yaitu UNESCO Geopark Kaldera Toba.

Lewat perjuangan yang panjang dan mengkorbankan waktu, materi dan perasaan, telah membuahkan hasil dengan dinyatakan Geopark Kaldera Toba lulus sebagai Geopark Kaldera Toba UNESCO di simposium UNESCO Geopark di Lombok, di 31 Agustus 2019 lalu yang akan dipublish di forum PBB pada April 2020 mendatang dan September 2020 sertifikat Geopark Kaldera Toba UNESCO akan diberikan pada pertemuan UNESCO di Korea Selatan (Seoul). (WAN)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px