Log in

Kirana Larasati Jadi Politsi Banyak Dibully


Kirana Larasati akan bertarung dalam Pileg tahun ini. Sebelum pertarungan itu dimulai, Kirana mengaku sudah mendapat banyak tantangan dalam perjalanannya menjadi seorang politisi.

Kirana Larasati mengaku kerap mendapat bully di media sosial. Namun aktris berusia 31 tahun ini menganggap semuanya hal yang
wajar. "Kalau bully gak cuma buat saya aja tapi buat semua. Ternyata satu yang temui, jadi politisi lebih banyak dibully dibandingkan jadi artis. Itu sesuatu yang wajar aja. Dijalanin saja," kata Kirana.

Kirana tak ingin terlalu menanggapi apa perkataan orang. Apalagi di zaman seperti sekarang ini, media sosial sudah dipenuhi oleh jari-jari tak bertanggungjawab.

Kirana Larasati memastikan bahwa bullyan yang masuk padanya tak akan pernah menciutkan semangatnya berkarier di dunia politik.

"Biarin aja kita, bully kan bisa menurunkan semangat kita, mengalahkan kita. Kita berdoa, pede aja. Kita tahu kita tidak seperti apa yang dibully jadi biarin aja, angin lalu jadi pasti ada aja yang ga suka," pungkasnya.

Optimis
Sebagaimana diketahui Kirana Larasati merupakan calon legislatif DPR RI dari Partai PDI Perjuangan untuk daerah pemilihan Jawa Barat II yang meliputi Bandung- Cimahi.

Sebagai calon legislatif, tentu cukup banyak hal yang dilakukan Kirana untuk mendapatkan suara dari masyarakat. Bahkan, ia mengaku cukup optimis bisa meraih kursi DPR.

"Yakin banget (jadi anggota DPR). Menurutku di kancah perpolitikan di Indonesia, kalau enggak yakin mendingan jangan. Karena waktu yang dibutuhkan tidak sedikit, biaya tidak sedikit. Kalau enggak yakin buat apa? Semua harus kita jalanin dengan keyakinan," ungkap Kirana Larasati beberapa waktu lalu.

Soal strategi berpolitik, wanita 31 tahun ini mengaku bahwa posisinya sebagai perempuan dirasa cukup menguntungkan. Pasalnya hingga saat ini, kursi anggota dewan didominasi oleh para pria.

Selain itu, sebagai caleg berjiwa muda, Kirana memiliki tanggung jawab untuk mengubah pandangan para millenials. Seperti diketahui, mereka selalu menganggap bahwa politik merupakan suatu hal yang kurang menyenangkan.

"Wakil perempuan masih kurang. Program yang aku buat itu, aku harap tepat sasaran, lalu ada juga anak muda, dulu anti politik ya,
cuma sekarang itu PR aku bikin politik fun, politik itu buat kalian semua, bukan buat orangtua saja. Kekuatan aku di situ, perempuan dan orang muda," paparnya.

Artis di Pusaran Politik Soal tindakan konkret untuk mengubah pandangan para millenials, bintang film Perempuan Punya Cerita
tersebut mengaku sudah mulai melakukan hal tersebut melalui media sosialnya. Bahkan ia sering kali memberi pengertian pentingnya tidak melakukan golput.

"Aku selalu turun ke bawah, ke masyarakat, bikin acara, terbang sana sini, sosmed aku isinya tidak menjelekkan, tidak menakuti,
aku rasa bisa nge-grab di situ," kata Kirana. "Aku juga enggak maksa (anak muda).

Enggak nyinyir untuk jangan golput, tapi kasih tahu alasannya, tapi enggak maksa juga. Cuma kasih tahu secara logis kenapa jangan golput. Pilihan enggak ada yang sempurna," sambungnya.

Mantan istri dari Tama Gandjar ini menambahkan bahwa saat dirinya nanti terpilih sebagai salah satu anggota legislatif, kemungkinan besar ia akan vakum dari dunia hiburan tanah air.

Pasalnya, Kirana mengaku akan mengabdikan dirinya kepada rakyat dan ia pun tak memiliki kemampuan untuk mengerjakan dua pekerjaan sekaligus.(OK)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px