Log in

Hannah Al Rashid Setuju Kurikulum 'Kesetaraan Gender'


Isu kesetaraan gender menjadi perhatian tersendiri bagi Hannah Al Rashid. Belum lama ini bintang film 'Jailangkung 2' berbicara soal isu-isu yang kini menjadi perhatian baginya.

Hannah sempat merasakan ketimpangan pada dirinya yang terlahir sebagai seorang perempuan. Meskipun Hannah Al Rashid yang lahir dan besar di London, untuk urusan ketidaksetaraan gender memang masih terjadi di belahan dunia termasuk Indonesia.

Putri pasangan Aidinal Hamzah Al Rashid dan Anne Marie Al Rashid itu setuju jika pengetahuan soal ketidaksetaraan gender masuk dalam kurikulum pendidikan saat ini. Dengan berapi-api, Hannah begitu setuju jika sejak dini siswa-siswi mendapatkan pengetahuan akan hal itu. Tak hanya itu ia pun menceritakan pelecehan seksual terjadi pada temannya yang dilakukan oleh pengemudi taksi online.

"Kalau seharusnya ada gue setuju banget," paparnya seru.

"Baru kemarin juga ada temen gue yang baru mengalami pelecehan dari driver aplikasi online, kita ngomong, maksudnya gue kayak ini si aplikasi ini akan bertanggung jawab atau tidak? Kalau hanya sekadar 'oke we will be', Ternyata kita punya kontak orang dalem dengan aplikasi ini, nah orangnya itu dipecat baru semalam terjadi orangnya itu melakukan pelecehan seksual apa yang dilakukan ke temen gue itu," tambahnya seru.

"Dia ngomong jorok, dia coba videocall, dia telepon terus dia harashment terus padahal nomor kita itu kan seharusnya nggak dia simpan. Terus apa ya ngajak yang hal-hal aneh terus yaitu sampai kepikiran kayanya kita udah banyak banget yah mendengar berita soal aplikasi online drivernya yang melecehkan custumer perempuan terutama ada abaiknya kok suatu hari kita ketemu dengan aplikasi-aplikasi ini supaya mereka ada pelatihan khusus atau ada sistem khusus. Kalau ini terjadi harus ada sanksi yang jelas jadi orang-orang ini nggak akan melakukannya dan kita butuh itu di setiap perusahaan," urainya seru.

Bagi Hannah untuk saat ini masih banyak perusahaan-perusahan di Tanah Air yang kurang memperhatikan hak-hak perempuan. Menurutnya ,penting bagi perusahaan mengadakan pelatihan soal pelecehan seksual.

"Seharusnya ada training tentang pelecehan atau supaya itu nggak terjadi supaya environmentnya itu aman untuk semua orang. Sebenarnya semua perusahaan produksi film pun seharusnya ada ini nggak ada kan jadi pela-pelan kita harus fight dengan hal-hal seperti ini," pungkasnya. (DTH)

23°C

Medan, Sumatera Utara

Scattered Thunderstorms

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 11 Dec 2018 27°C 22°C
  • 12 Dec 2018 28°C 22°C

Banner 468 x 60 px